Mohon tunggu...
Hana  Anisa
Hana Anisa Mohon Tunggu... Administrasi - Tenaga Pendidik - Surakarta

Tenaga Pendidik - Surakarta - tertarik pada dunia literasi, pendidikan anak, relawan.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Internet Menjadi Kebutuhan Primer Dunia Pendidikan di Masa Pandemi

15 Juli 2020   23:36 Diperbarui: 15 Juli 2020   23:38 290
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

diskominfo.surakarta
diskominfo.surakarta
Bahkan sejak bulan Maret 2020 sampai detik ini memasuki tahun ajaran  baru 2020 / 2021, sekolah belum diijinkan masuk. Baik pemerintah pusat dan derah kompak untuk tidak mengijinkan kegiatan belajar di sekolah. 

Untuk tahun ajaran baru ini Kemendikbud bahkan mengeluarkan SE Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Tujuan dari pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan dan memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik, dan orang tua.

Pedoman Belajar Dari Rumah Kemendikbud
Pedoman Belajar Dari Rumah Kemendikbud

Sejak virus corona mengancam kesehatan kita, kegiatan belajar yang selalu tatap muka, kini berubah menjadi BDR dengan metode full belajar mengajar secara online. Bagaimana perasaanku selama menjalani ini semua? Jujur rasanya nano -- nano. Satu bulan pertama mencoba membenahi hati untuk menerima semua yang terjadi. 

Aku hanya bisa menyapa murid-murid via online dan tidak bisa bertemu dengan teman -- teman di sekolah. Bulan berikutnya mulai stress, bosan, dan rindu yang tak terbendung. Dua bulan berlalu, akhirnya pimpinan mengijinkan kami ke sekolah  untuk mengambil barang. Itupun sehari dibatasi beberapa orang dan hanya sampai jam 12.00 saja. Hei, kamu tahu rasanya bertemu teman-temanku? 

Rasanya seperti keluar dari goa setelah sekian bulan bertapa. Bertemu manusia lagi, duduk bersama saling bertukar kabar dan melepas kerinduan. Sungguh mengharukan!

Namun, ada yang hilang  saat aku menyaksikan ruang kelas dan meja -- bangku yang berdebu tanpa mereka. Sedih, tapi apa mau dikata. Sekolah saat ini  menjadi tempat yang ditutup sementara. Sekolah tanpa murid terlihat bagai gedung tak berpenghuni. Sunyi dan kosong. B

uat kami ini adalah fase hidup yang berat, tetapi kami berusaha ikhlas menjalaninya demi keselamatan kita semua. Sebagai seorang tenaga pendidik, aku menyaksikan betul perubahan besar di dunia pendidikan. Oh iya, semenjak diberlakukan BDR, kehidupan para guru pun mengalami perubahan besar. Sebelumnya hanya buku, dan bahan ajar yang mereka persiapkan untuk diajarkan di kelas,

sekarang gadget dan internet menjadi senjata utama untuk kelancaran mengajar online.

Komunikasi online

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun