Mohon tunggu...
Hamid Anwar
Hamid Anwar Mohon Tunggu... Administrasi - PNS Kelurahan

Pegawai kantor yang santai, sambil mengelola blog pribadi http://hamidanwar.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Menyambangi Kota Balsam, Balikpapan, dan Samarinda

29 September 2022   09:35 Diperbarui: 29 September 2022   11:09 1166
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Hal ini karena Kawasan titik nol yang sekarang sudah terbangun menjadi wisata masyarakat dadakan. Dan karena tidak adanya pengelola serta kesadaran masyarakat yang rendah, sampah menjadi bertebaran di mana-mana.

Begitu masuk tol Balsam, kesan pertama saya dengan tol di Luar Jawa ini adalah kondisi jalan tol yang teramat sepi, serta kualitas beton yang sedikit rendah sehingga menimbulkan getaran pada kendaraan yang melaluinya. 

Yang kedua adalah bahwa jalan tol di sini nyaris hanya menghubungkan kedua kota tersebut dan hanya ada satu exit tol yang saya lalui yaitu exit tol Samboja.

Selain exit tol Samboja saya juga melihat sebuah konstruksi yang nampaknya akan direncanakan sebagai sebuah interchange yang berada di sekitar Palaran, Samarinda. Sepanjang perjalanan, sinyal HP saya nyaris selalu hilang. Hamparan panorama yang tampak di kanan kiri jalan hanyalah tiga jenis, yaitu Kawasan tanah merah yang mengandung batubara, Kawasan hutan dan Kawasan perkebunan Sawit.

Junction Palaran di Tol Balsam, foto google streetview
Junction Palaran di Tol Balsam, foto google streetview

Kurang lebih bis membutuhkan waktu sekitar sejam hingga kemudian kami telah sampai di exit tol Palaran, Samarinda. Jika pembaca ingat, dalam gelaran PON beberapa tahun lalu Palaran ini menjadi salah satu venue utama ketika gelaran pesta olahraga tersebut dilaksanakan di Samarinda. 

Nah, setelah keluar dari tol, pemandangan selanjutnya adalah melewati kawasan stadion Palaran ini yang sekarang tampak sangat tidak terawat. 

Guide bercerita bahwa kita sampai di Samarinda Seberang dan untuk menuju pusat kota Samarinda kami harus melewati sebuah jembatan besar panjang yang bernama Jembatan Mahakam Kembar. Disebut kembar karena disini ada dua jembatan. 

Satu adalah jembatan lama alias Jembatan Mahkota 1 dan yang kedua adalah Jembatan Mahkota 4. Jembatan baru ini mulai dibangun tahun 2012 dengan target selesai empat tahun kemudian namun molor hingga akhirnya baru berhasil selesai pada 2019.  

Jembatan Kembar, foto Ghossan
Jembatan Kembar, foto Ghossan

Dari atas jembatan terlihat lalu lalang kapal tongkang pembawa batubara serta pemandangan kota salah satunya BigMall kota Samarinda yang berada persis di tepian Sungai Mahakam. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun