Mohon tunggu...
Hamidah
Hamidah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa PGPAUD UPI sedang mengikuti KKN Rekognisi

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

KKN Rekognisi UPI: Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Pengetahuan Prokes dan PHBS di Masa Pandemi

25 Oktober 2021   07:14 Diperbarui: 25 Oktober 2021   07:18 58 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka atau yang sering disingkat Program MBKM merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  dalam upaya meningkatkan potensi yang dimiliki mahasiswa. Terdapat beberapa kegiatan yang dapat dipilih mahasiswa, salah satunya adalah kegiatan Kampus Mengajar. Kegiatan Kampus Mengajar dilaksanakan di berbagai SD yang telah ditentukan oleh Kemendikbud. Mahasiswa ditugaskan di SD yang telah dipilih dan membantu SD dalam kegiatan pembelajaran, administrasi sekolah, dan adaptasi teknologi.

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dilaksanakan dari bulan Maret hingga bulan Juni, sehingga program ini dilaksanakan saat masa pandemi Covid-19. Hamidah merupakan mahasiswa UPI yang sedang melaksanakan Kampus Mengajar Angkatan 1 sekaligus KKN Rekognisi, di  SDN Budikarya, Cililin. 

Beberapa kegiatan yang dilakukan di SDN Budikarya yaitu memanfaatkan barang bekas manjadi sebuah karya, membuat pohon literasi di setiap kelas, membantu adapatasi teknologi, merapikan perpustakaan sekolah, dan beberapa kegiatan lainnya.

Program yang dilaksanakan di SDN Budikarya hanya dilakukan secara offline dengan pertemuan tatap muka terbatas, hal ini dilakukan sebegai pencegahan penyebaran virus Covid-19. 

Pembelajaran secara online tidak dapat dilaksanakan karena terbatasnya gadget yang dimiliki siswa dan orang tua. Terbatasnya waktu pembelajaran perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin agar siswa dapat menyerap ilmu secara optimal. Terutama mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembiasaan pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi. Hal ini menjadi sangat penting agar siswa dapat menjaga diri dan lingkungannya agar terhindar dari virus Covid-19.

Salah satu cara untuk mengenalkan siswa mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembiasaan pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi yaitu dengan cara pembelajaran berbasis digital. 

Pembelajaran  berbasis digital dapat dilakukan menggunakan komputer atau laptop. 

Di sini komputer atau laptop berperan sebagai media untuk mengakses dan mengolah informasi, penggunaan software pada komputer atau laptop juga dapat memudahkan proses pengolahan dan pertukaran informasi. Pembelajaran berbasis digital sangat bermanfaat dilakukan disekolah karena lebih praktis dan fleksibel, dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan proses pembelajaran lebih terarah dan fokus pada tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

Dalam mengenalkan siswa mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembiasaan pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi digunakan pembelajaran berbasis digital, yaitu dengan cara menayangkan video dan powerpoint menggunakan laptop dan proyektor yang kemudian dijelaskan kembali kepada siswa. Kegiatan pertama yaitu menayangkan video terlebih dahulu setelah itu melakukan pembelajran menggunakan powerpoint. 

Untuk melihat pemahaman siswa setelah menayangkan video dan melakukan pembelajaran menggunakan powerpoint dilakukan kegiatan tanya jawab. Lalu kegiatan ditutup dengan menari bersama mengikuti video yang ditayangkan.

Siswa-siswi kelas III SDN Budikarya terlihat antusias saat mengikuti pembelajaran berbasis digital. Keantusiasan siwa-siswi sangat terlihat dari ekspresi dan sangat aktif saat melakukan kegiatan tanya jawab. Hal ini dikarenakan video dan audio yang digunakan saat pembelajaran sangat menarik dan merupakan hal yang jarang terjadi dalam kegiatan pembelajaran di SDN Budikarya.

Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan