Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. || E-mail : hamdali.anton@gmail.com || http://english-itu-fun.blogspot.com/ || Instagram Custom Case : https://www.instagram.com/salisagadget/ || http://fingerstyleguitar1.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Artikel Utama

Nak, Guru Bahasa Inggris Bukan "Kamus Berjalan"

19 Mei 2020   18:58 Diperbarui: 20 Mei 2020   11:41 212 19 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Nak, Guru Bahasa Inggris Bukan "Kamus Berjalan"
Ilustrasi seorang pelajar sedang membaca sebuah kamus bahasa Inggris (Sumber : pixabay.com/libellule789)

Sudah hampir tiga bulan. Karantina mandiri terus berjalan. Sampai kapan kita di rumah saja? Entahlah. Yang jelas, sebagai guru, saya kangen dengan murid-murid saya, terutama peserta didik di tingkat Sekolah Dasar. 

Bukan berarti saya tidak senang mengajar murid SMP dan SMA, tapi anak usia dini memang selalu penuh kejutan, spontan, dan lucu. Saya merasa jadi lebih muda kalau mengajar anak usia dini. 

Entah bagaimana nanti kalau proses belajar mengajar kembali dimulai. Pasti tidak akan bisa seperti dulu lagi. New Normal. 

Istilah yang ganjil, tapi mau tidak mau, suka tidak suka, kemungkinan kita harus menghadapinya, kalau vaksin anti covid-19 belum ditemukan. Memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menggunakan hand sanitizer jika tidak ada air dan sabun,...

Entah apa lagi nanti yang perlu dilakukan. Semoga vaksin anti covid-19 segera ditemukan, sehingga kita bisa beraktivitas dengan normal kembali.

Dan selama masa belajar di rumah, saya berharap semua pelajar dan mahasiswa Indonesia tetap semangat belajar dan kalau belajar bahasa Inggris, saran saya, gunakanlah kamus fisik. Kenapa saya menyarankan begitu?

Karena kebanyakan dari murid saya malas membuka kamus fisik dan juga malas bertanya pada mbah Google Translate di saat les sebelum corona muncul. Mereka selalu bertanya pada saya perihal arti dari kata-kata yang mereka tidak tahu.

"Kan langsung tahu, Pak, kalau tanya ke bapak. Bapak kan guru bahasa Inggris, jadi pasti tahu arti semua kata bahasa Inggris."

Saya langsung memberi sanggahan, "Bapak cuma manusia biasa. Tidak mungkin mengingat semua arti kata di dalam kamus setebal itu." Kebanyakan dari murid saya menganggap guru bahasa Inggris adalah manusia super, hafal semua kata bahasa Inggris beserta artinya. 

Nak, Guru bahasa Inggris bukan "Kamus Berjalan" atau Google Translate

Generasi zaman now sangatlah berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Sekarang, dengan smartphone di tangan, kamus fisik jadi terkesan jadoel di mata mayoritas generasi zaman now

Dengan mengetik atau mengucapkan kata bahasa Inggris di Google Translate, keluarlah arti kata dalam bahasa Indonesia. Begitu juga sebaliknya. Memang memudahkan, namun memanjakan peserta didik. Seakan belajar itu hanya butuh proses singkat. Tinggal klik dan scroll, selesai.

Namun, bagaimana kalau tidak ada kuota internet? Bagaimana kalau smartphone dalam kondisi low batt? Bagaimana kalau tidak ada smartphone?

Mungkin saya termasuk generasi old-fashioned. Bagi saya pribadi, mencari arti kata di kamus fisik lebih banyak memberi keuntungan dibanding di Google Translate. Apa saja keuntungan mencari arti kata di kamus fisik? 

Pertama, Tidak mudah lupa arti kata yang baru dipelajari. Terlihat perbedaan di antara beberapa murid saya yang biasa mencari arti kata di kamus fisik dan di Google Translate.

Yang suka mencari arti kata di Google Translate, memang cepat mendapat maknanya, namun kalau saya tanya kembali kelompok murid tersebut beberapa menit kemudian, mayoritas dari mereka lupa arti kata yang mereka dapatkan sebelumnya.

Berbeda dengan kelompok murid yang mencari arti kata di kamus fisik. Kebanyakan dari mereka biasanya masih mengingat arti kata yang sebelumnya mereka temukan.

Saya pun mengalami hal yang sama. Kalau mendapat arti kata di Google Translate, tak lama "masa berlaku" ingatannya. Berbeda dengan kalau saya mendapatkan makna kata lewat kamus fisik. Lebih lama di ingatan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x