Mohon tunggu...
Hafida Hakimatul
Hafida Hakimatul Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Hafida Hakimatul

Pelajar_Jurusan Ilmu Agama Islam_Madrasah Aliyah Unggulan Darul Ulum

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Mencari Jalan dari Sebuah Luka, Susah?

24 Mei 2022   21:58 Diperbarui: 26 Mei 2022   22:17 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Gini mungkin setiap manusia pasti tidak luput dari salah, terkadang apa yang kamu lakukan sudah benar, namun di depan orang tua mu belum tentu benar, tau kenapa?

Apa yang telah kamu lakukan belum tentu benar di depannya, dan tindakan mu belum tentu itu adalah sebuah kesalahan, iya memang terlihat agak sedikit egois karena, kamu belum tentu salah namun sudah di salahkan, nyesek bukan?

Capek kan terlihat salah di depan orang tua serta keluarga, meski yang berbuat salah bukan kamu?

Ini adalah hal yang selalu di resahkan banyak orang termasuk seorang anak bahkan tidak sedikit dari mereka merasakan mental health di mana kondisi ini sering terjadi pada kalangan remaja, kondisi mental kita acak-acakan yang di rusak oleh sebuah keadan salah satunya adalah ketika ada di dalam keluarga.

Dan terkadang kamu mencari ketenangan di luar sana agar dapat melupakan masalah itu sejenak, namun terkadang tanpa di sadari hal-hal yang di lakukan oleh sebagian orang adalah merusak dirinya sendiri karena saking capeknya dengan sebuah keadaan yang terjadi dengan berbagai hal.

Sebenarnya banyak yang bisa di lakukan untuk mencari ketenangan  atas masalah yang di hadapi yaitu kuncinya ada dalam pikiran kita yaitu dengan tetap berpikir positif dan mencari jalan keluar yang benar dan terbaik untuk dirimu dan hindari dari hal-hal negatif, ingatlah yang bisa mengatur dan menjaga kamu adalah dirimu dan pikiranmu, tak sedikit orang yang ketika ada di keadaan yang tidak baik dan merusak mood, ia melakukan hal yang merugikan dirinya sendiri.

kamu juga bisa memahami dirimu sendiri dan mencoba untuk berdamai serta memahami keadaan di saat ada keadaan yang bisa membuatmu marah.

Tenangkan hatimu dengan 2 hal berikut :

1. Melakukan Hobi

Mungkin kamu bisa melampiaskan rasa kesal,marah dan emosi dalam sebuah hobi yang bisa kamu lakukan di waktu luang, contoh: ketika kamu banyak masalah dan kamu memiliki bakat di bidang kepenulisan, 

Mungkin kamu bisa menulis sesuai apa yang kamu rasakan sesuai dengan media yang kamu ingin gunakan, jangan lupa untuk menyampaikan pesan apa yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca agar bisa seperti kamu yang bisa menjalani keadaaan tersebut.

Dengan kamu melakukan kegiatan yang sudah menjadi hobi maka jadikanlah hobi kamu sebagai bahan motivasi untuk orang lain, supaya orang lain juga bisa tetap bahagia dan menjadikan hobi sebagai kegiatan yang bisa memperbaiki keadaan serta mental dan mood yang rusak.

2. Refreshing

Mungkin kamu bisa berkunjung ke tempat bersejarah bagi kamu, atau tempat favorit di mana saat kamu berada di sana kamu bisa sedikit lega dan tentunya selalu melakukan hal positif dan tentunya tidak meruk alam serta lingkungan sekitar, misal nih kamu anak gunung yang suka dengan pendakian, mungkin kamu bisa mendaki gunung dan menikmati pemandangan alam di sana,dengan banyaknya pepohonan mungkin akan ada kenyamanan tersendiri untuk merefresh otak untuk mengembalikan mood kamu.

Dengan kamu melakukan pendakian pastikan ambil pengalaman dan pembelajaran apa saja yang kamu dapat dari pendakian tersebut, dan yakinkan dirimu agar selalu tetap semangat dalam menghadapi masalah sebesar apapun itu.

Hal-hal di atas mungkin bisa kamu terapkan sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan dan segala sesuatu itu di lakukan dengan tulus dan ikhlas tanpa paksaan karena ketika kamu ingin mendapatkan kenyamanan maka buatlah dirimu senyaman mungkin dan bisa menyatu dengan keadaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun