Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Tukang Nulis

Pemungut kisah dari lapangan. Pernah bekerja di "pabrik koran". Nominasi kategori 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Teknologi Pilihan

Nuraji dan Potret Sopir Truk yang Kini 'Melek' Start Up

3 Februari 2019   21:24 Diperbarui: 3 Februari 2019   21:33 0 3 2 Mohon Tunggu...
Nuraji dan Potret Sopir Truk yang Kini 'Melek' Start Up
Nuraji (kanan), merasakan manfaat melek 'start uo' layanan logistik truk/Foto pribadi

Beberapa pengemudi truk yang kini telah menguasai layanan logistik truk berbasis aplikasi/Foto pribadi
Beberapa pengemudi truk yang kini telah menguasai layanan logistik truk berbasis aplikasi/Foto pribadi
Setelah mengikuti acara yang juga diselipi bicang-bincang dua arah antara perwakilan Ritase dengan blogger dan kawan-kawan media arus utama yang hadir, saya pun sampai pada kesimpulan. Bahwa, teknologi itu hadir untuk memudahkan. Salah satunya untuk menjawab tantangan dan juga persoalan klasik dalam industri logistik dengan menjadi solusi manajemen pengiriman barang yang tidak lagi ribet seperti dulu.

Ada pertanyaan menarik yang sempat disampaikan kawan media. Intinya, dia menanyakan perihal para pengemudi yang tentunya bukan generasi milenial karena usianya rata-rata 40-50 tahun-an, apakah bisa melek teknologi berbasis aplikasi seperti yang dikembangkan oleh Ritase?

Dari jawaban CEO Ritase, Iman Kusnadi yang saya tangkap, layanan logistik truk berbasis aplikasi ini didesain simple sehingga bisa mudah dipahami para pengemudi. Terlebih, layanananya tidak mengubah alur yang sudah ada sebelumnya, melainkan mempermudah dengan platform digital.

"Mereka (pengemudi) ini kan akan terima pesanan langsung dari aplikasi di handphone mereka, jadi kami mau ajak para mitra untuk jadi ahli dalam menggunakan teknologi digital. Ritase hadir untuk mempersiapkan mitra kami semua untuk masuk ke era digital tanpa pusing tujuh keliling," ujar Iman.

Iman menambahkan, keberadaan garasi singgah di jalur lingkar timur Sidoarjo bisa difungsikan para pengemudi untuk beristirahat sembari mempersiapkan perjalanan lanjutan atau perjalanan pulang. Garasi singgah tersebut juga dapat digunakan sebagai wadah berkomunitas, saling kenal dan bersilaturrahmi antar pengemudi. "Kami juga akan dukung dengan menyediakan pelatihan-pelatihan yang bisa meningkatkan skill dan pengetahuan para mitra," imbuh Iman. 

Garasi singgah Ritase, bisa menjadi wahana berkomunitas bagi para pengemudi. Tampak kiri, Iman Kusnadi CEO Ritase dan Arief Effendy (kanan) selaku City Manager Surabaya Ritase/Foto pribadi
Garasi singgah Ritase, bisa menjadi wahana berkomunitas bagi para pengemudi. Tampak kiri, Iman Kusnadi CEO Ritase dan Arief Effendy (kanan) selaku City Manager Surabaya Ritase/Foto pribadi
Sementara City Manager Surabaya Ritase, Arief Effendy menambahkan, Ritase hadir sebagai partner digital untuk membantu pengemudi maupun pengusaha truk untuk meningkatkan pendapatan. Terlebih, Ritase saat ini sudah bermitra dengan cukup banyak perusahaan nasional maupun multinasional di bidang fast moving consumer goods, technology & electrics dan industrial equipment. 

Nah, merujuk pada hal itu, Arief menyebut tidak ada alasan bagi pengemudi era kekinian untuk tidak memahami teknologi. Sebab, eranya sekarang memang sudah era digital. Pilihannya hanya beradaptasi atau tertinggal. 

"Saya meyakini driver kita mampu beradaptasi dengan teknologi. Kami nggak mau driver luar yang malah masuk sementara driver kita nggak kepakai. Jadi harus paham teknologi," ujar Arief.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut, para pengemudi yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus pembagian kacamata secara gratis. Kegiatan yang menjadi bagian aktivitas Ritase Peduli ini dimaksudkan untuk mengedepankan safety driving. Pasalnya, bekerja sebagai pengemudi truk mengandalkan indra penglihatan. Karenanya, untuk melintasi jarak puluhan bahkan ratusan kilometer, penting bagi driver untuk menjaga keselamatan selama bekerja. 

"Teman-teman driver yang merupakan mitra penting Ritase, kesejahteraan dan keamanannya merupakan prioritas kami. Kami berharap kehadiran garasi singgah ini membuat performa pengemudi bisa terus terjaga dalam menjalankan tugas," sambung Arief Effendy.  

Dan memang, di bidang apa saja, teknologi sejatinya hadir untuk memudahkan, bukan sebaliknya. Termasuk juga pemanfaatan teknologi dalam perkembangan industri logistik. Pada akhirnya, tidak hanya pengemudi truk seperti Nuraji yang bisa mendapatkan kemanfaatan dari aplikasi layanan logistik truk seperti Rtase ini. Keluarga para pengemudi pastinya juga ikut gembira merasakan kebaikan dari pemanfaatan teknologi ini. Salam

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x