Mohon tunggu...
Muhh.Guntur Budiawan
Muhh.Guntur Budiawan Mohon Tunggu... -

M.Guntur Budiawan\r\nLahir:Ternate(MALUT) 06, januari \r\nHoby:Membaca,Menulis,Wisata\r\nsaat ini saya aktif menulis di kolom media lokal maluku utara dan jawa timur\r\ncita-cita saya: ingin menjadi seorang Wartawan yang Loyalitas tetapi sayang keinginan saya belum tercapai semoga ada yang membuka lowongan untuk saya, HUb saya : 082143726567 online Email atau Skype :guntur_budiawan@ymail.com . berteman dengan anda adalah nikmat bagi saya

Selanjutnya

Tutup

Travel Story

Jejak, Jakarta Part III : Berantas Mesum (dari Monas Dahulu, Baru Video Mesum)

27 Januari 2011   12:16 Diperbarui: 26 Juni 2015   09:08 892
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
1296130376219293570

"MONAS TEMPAT KAMI BELAJAR,MONAS TEMPAT MESUM PARA PENGHIANAT BANGSA"

Hari ini,sepertinya jalan-jalan saya untuk menaklukan jakarta akan terpusat di seputaran MONAS (Monumen Nasional) . Rute awal perjalanan saya, yaitu terminal transit Busway (Harmoni ) sekitar 18 menit mengantri panjang akhirnya naik ke busway dengan arah halte MONAS .

Apa yang ada di benak anda ketika mendegar kata MONAS (monumen nasional) ? pasti bermacam-macam yang anda pikirkan, disana pusat tongkrongan anak mudah,pusat sejarah nasional,pusat para massa yang meng-aspirasikan unek-unek para masyarakat,dll .

Akan tetapi fokus saya dalam perjalanan kali ini,  yakni mengungkap fenomena mesum yang marak di kawasan MONAS (monumen nasional) . Di antara pepohonan yang banyak rating cabang dan berdaun kering distulah saya menemukan banyak pasangan muda-mudi memadu kasih, dan sudah sangat extreem melakukan hal-hal yang melanggar hukum, dan norma-norma agama itu.Astagfirullah ...

Kita mengenal MONAS bukan tempat untuk orang dewasa, namun disana banyak anak kecil dari Taman kanak-kanak dan  sekolah dasar  di berbagai wilayah Jabodetabek dan, Pulau Jawa, bahkan se Indonesia  , dalam acara mengunjungi wisata sejarah .

Akan tetapi tempat yang dikunjungi para anak-anak adalah tempat para raja -raja mesum, sungguh tempat yang sudah merusak wajah Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum dan norma agama . Tetapi dimana semua itu?? seakan semuanya sudah hilang ..... dan Hilang !

Icon Indonesia ini, yang dibangun secara falsafah dengan menggabungkan antara gelora semangat pemuda indonesia seakan di jadikan tempat yan tidak seronoh .

Lalu bagaimana dengan kontrovesi undang-undang pornografi dan pornoakasi ,apa alasan mereka memberantas pornografi dan pornoaksi? Banyak berita tentang video mesum dll .

Tetapi ingat mereka para elit bangsa dan para ormas Islam lupa dengan MONAS yang menjadi tempat para penjaja sex dan tempat kemesuman muda- mudi ....

ketika mereka mau memberantas Mesum, berantas lah dari MONAS(Monumen Nasional) dahulu,baru yang lain ... dari hulu lalu ke hilir,dari akar lalu ke batang,daun dlll .. jangan semene-mena untuk mencari muka yang kami liat pun muak dengan ulah mereka yang anarkis ....

Sudahlah ..... dan Mari kita berantas bersama !!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun