Mohon tunggu...
Guido Arisso
Guido Arisso Mohon Tunggu... Insinyur - penikmat kopce

notulen KdR

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Bulan Maria dan Batalnya "Ngaji Giliran"

1 Mei 2020   16:11 Diperbarui: 3 Oktober 2020   13:24 929 35 17 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bulan Maria dan Batalnya "Ngaji Giliran"
Ilustrasi berdoa didepan patung Bunda Maria (Gambar Trave.Kompas.com)

Bagi umat Katolik, bulan Mei dan Oktober adalah bulan Maria dan atau bulan Rosario. Terkhusus bagi umat Katolik direksa wilayah Manggarai, Flores, bulan Maria selalu di identikan dengan berkumpul dan kemudian berdoa Rosario bersama.

Kultus holistik ini sudah menjadi bagian terpenting dan tak terpisahkan dari perjalanan gereja Katolik di tanah Nuca Lale (sebutan lain untuk wilayah Manggarai).

Bunda Maria adalah Ibunda Tuhan Yesus. Perayaan bulan Maria dan atau doa Rosario di Manggarai ditandai juga dengan perarakan patung Bunda Maria secara bergilir dari rumah ke rumah sampai akhir bulan.

Kami di Manggarai menyebut doa Rosario ini dengan sebutan Ngaji Giliran. Ihwal perarakan patung Bunda Maria ini dimulai dari rumah ketua kelompok (ketua KBG) lalu berlanjut ke rumah lain keesokannya.

Ngaji giliran ini lazimnya diadakan pada malam hari, dari jam 18.00 sampai selesai.

Selain berkumpul dan berdoa Rosario bersama, umat Katolik di reksa wilayah Manggarai biasanya menyanyikan lagu 'Yo Ende Maria', yang artinya Ya Bunda Maria. Melodinya sederhana nun ngelangut, khas Manggarai.

Pendarasan doa Rosario sendiri dipimpin oleh ketua kelompok dan juga bapa dewan paroki dilingkungan sekitar. 

Lha, kenapa mimpin doanya nggak serahin ke tuan rumah masing-masing aja sih? Ya, kan nggak semua orang bisa membawa/ mimpin kita ke dalam doa. Semua orang kan nggak dikaruniai bakat dan kharisma yang sama. He he he

Buku panduan ngaji giliran ini bisa berupa buku doa Rosario Bulan Maria, sementara untuk senandung pujian di ambi dari Madah Bakti.

Situasi Penerimaan Bunda Maria di salah satu wilayah di Paroki Katedral Ruteng | Foto: Frans Joseph, Ruteng 
Situasi Penerimaan Bunda Maria di salah satu wilayah di Paroki Katedral Ruteng | Foto: Frans Joseph, Ruteng 

Doa Rosario bersama dalam satu KBG menjadi kultus yang bisa dikatakan sangat istimewa dan ditunggu-tunggu. Lazimnya setelah ngaji, tuan rumah menyajikan makanan dan minuman. Yakni, berupa kopi, teh, kue dan aneka snack untuk anak-anak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN