Mohon tunggu...
Greyuni Grace Tambunan
Greyuni Grace Tambunan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi SV IPB

Keep Shining :)

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Bahaya Penggunaan Gadget Terlalu Lama pada Anak dan Peran Orang Tua

15 Juli 2021   11:59 Diperbarui: 29 Juli 2021   19:01 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Di zaman yang modern ini,kita pasti tidak asing lagi dengan yang namanya gadget.Gadget merupakan salah satu bukti kemajuan teknologi yang kini berkembang sangat pesat.Secara umum gadget dapat diartikan sebagai sebuah instrumen atau peranti yang mempunyai tujuan serta fungsi praktis dimana secara spesifik dirancang lebih canggih daripada dengan teknologi yang sudah diciptakan sebelumnya.Berdasarkan pendapat ahli, Derry ( 2014: 7) Gadget adalah suatu perangkat atau instrumen elektronik yang mempunyai tujuan serta fungsi praktis guna membantu pekerjaan manusia.

Sebagai salah satu contoh teknologi yang paling popular membuat gadget tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan masyarakat saat ini.Pengguna gadget kini tidak hanya orang dewasa lagi bahkan anak-anak juga sudah menggunakannya.Seiring dengan berkembangnya zaman,fungsi gadget tidak hanya menjadi alat komunikasi lagi melainkan digunakan untuk mengakses fitur aplikasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya.Gadget tidak hanya memberikan dampak positif tetapi dampak negatif juga yang dapat membahayakan kesehatan anak apalagi jika penggunaanya berlebihan.Kecanduan gadget pada anak-anak  bisa memberikan dampak pada kesehatan dan bisa memengaruhi pertumbuhannya.Peran orangtua sangat penting dalam hal ini.Jika kecanduan gadget tidak diatasi akan memberikan efek yang sangat membahayakan kesehatan anak.Kebanyakan orangtua tidak mau repot mengurus anaknya dan terlalu sibuk dengan aktifitasnya sendiri.Sudah menjadi suatu kebiasaan kita lihat bahwa ketika anaknya menangis orangtua pasti akan memberikan gadget kepada anaknya agar anaknya diam dan tidak menangis lagi.Selain itu juga orangtua akan memberikan gadget pada anaknya agar anaknya tidak pergi keluyuran untuk bermain di luar.

Berdasarkan penelitian yang dirilis oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), waktu ideal menatap layar gadget bagi anak-anak terutama balita disarankan agar tidak lebih dari satu jam. Apabila penggunaanya berlebihan dapat mengakibatkan Kecanduan bagi anak yang bisa menyerang anak-anak.Salah satu dampak besar gadget adalah mempengaruhi perkembangan sosial seseorang (Pratiwi,2015).

Beberapa dampak penggunaan gadget terlalu lama bagi anak yang dapat membahayakan anak :

  • Tidak adanya komunikasi antar individu yang membuat hubungan sosial antar sesama menurun,
  • Anak juga menjadi malas untuk bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya,
  • Peningkatan berat badan juga  menjadi salah satu dampak dari penggunaan gadget yang berlebihan karena tidak adanya pergerakan,
  • Kecanduan gadget memicu efek samping berbahaya seperti meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, sulit fokus, kepribadian bipolar, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya,
  • Gadget juga dapat menjadi potensi utama merusak otak anak dan mengganggu proses tumbuh kembang anak
  • Anak menjadi agresif dan mudah tersinggung,
  • Mengalami kurang tidur akibat penggunaan gadget tanpa pengawasan orangtua,dan lain sebagainya.

Dalam kehidupan sehari-hari sebagian orangtua sadar atau tidak sadar memberikan contoh yang kurang baik pada anak.Jika orangtua terus melakukan hal seperti itu maka tingkat kecanduan anak terhadap gadget akan semakin meningkat.Untuk perlu dilakukan evaluasi agar anak tidak kecanduan gadget lagi.

Berikut beberapa cara agar anak terhindar dari gadget terlalu lama:

1. Membatasi penggunaan gadget sesuai usianya.

2. Memberikan jadwal yang tepat kepada anak dalam waktu penggunaannya

3. Membatasi akses gadget kepada anak

4. Mengalihkan perhatian anak

5. Memberikan contoh yang baik karena pada dasarnya anak akan meniru apa yang dilakukan orangtuanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun