Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Menikmati Tahu Sumedang di Lintas Liwa

15 Juli 2022   05:02 Diperbarui: 15 Juli 2022   05:07 980
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tahu Sumedang. Luarnya berwarna kuning dan krispi, dalam berwarna putih tanpa isi. Dok pribadi

Dalam perjalanan menuju Kota Liwa, Lampung Barat baru-baru ini, kami berhenti di perjalanan. Bukan karena ada masalah dengan kendaraan kami. Namun hanya ingin menikmati kudapan di pinggir jalan.

Penduduk Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara dan pelintasi jalan Liwa, pastinya tahu tempat ini. Beberapa mobil berhenti sejenak, memesan Tahu Sumedang. Sambil menunggu pesanannya, bisa menikmati segelas kopi Lampung.

Informasi mengenai apa yang dijual oleh toko ini, dapat dibaca pada plang yang dipasang di pinggir jalan. Ternyata menjual TAHU SUMEDANG. Selain memesan langsung, toko pun menerima pesanan melalui WhatsApp.

Harga per biji tahu goreng adalah Rp 550 (ukuran kecil) dan Rp 650 untuk ukuran yang sedikit lebih besar. Jika membeli dalam jumlah banyak, maka akan disi di dalam keranjang bambu bernama Bongsang. Setiap keranjang berisi 25-50 tahu goreng. Bahkan, yang lebih besar bisa berisi hingga 100 buah.

Promosi di pinggir jalan. Dok pribadi
Promosi di pinggir jalan. Dok pribadi

Tahu Sumedang, juga dapat dinikmati langsung di lokasi sebagai teman minum kopi. Nikmat tentunya, sebab udara terasa sejuk bahkan cenderung dingin. Satu lagi, penganan Nusantara kita yang pas di lidah.

Usaha ini sudah dirintis sejak 8 tahun yang lalu. Pemiliknya adalah orang asli Sumedang. Sementara, pengelolanya seorang ibu bersama anaknya berasal dari Majelegka. Masih satu provinsi, Jawa Barat.  

Tahu Kosong Yang  Nikmat dan Gurih

Tahu Sumedang.  Hampir semua pengemar tahu dan tempe, bisa mendeskripsikan Tahu Sumedang dengan baik. Sebab, pernah menikmatinya meskipun tidak sesering mungkin. Tentu saja, yang bisa dinikmati adalah tahu yang sudah digoreng.

Ketika menyebut Tahu Sumedang, orang-orang langsung membayangkan daerah Sumedang, salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat itu. Ya, Kabupaten yang ibukotanya pun bernama Sumedang ini berjarak sekitar 45 km, menuju arah timur laut Kota Bandung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun