Mohon tunggu...
Giovani Yudha
Giovani Yudha Mohon Tunggu... Freelancer - Gio

Sarjana HI yang berusaha untuk tidak jadi Bundaran

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Artikel Utama

Protes Jersey Ukraina Euro 2020 dan Aneksasi Krimea 2014

10 Juni 2021   16:32 Diperbarui: 11 Juni 2021   03:32 1111
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Euromaidan, pro Uni Eropa, demonstrasi 2014 di Ukraina - Sumber: Reuters

Namun, Rusia berdalil bahwa hal tersebut dilakukan karena Yakunovych selaku Presiden Ukraina meminta Rusia untuk melakukan intervensi militer serta untuk mempertahankan perdamaian, legistimasi, serta hukum di Krimea. 

Sanksi demi sanksi dijatuhkan tapi Rusia tidak peduli. Puncaknya tanggal 16 Maret 2014, Rusia melaksanakan referendum mengenai sikap politik Krimea untuk bergabung dengan pemerintah Federasi Rusia. 

Referendum tersebut berakhir dengan 96,7% rakyat Krimea memilih bergabung dan pada tanggal 18 Maret 2014, semenanjung Krimea diresmikan sebagai subjek federal baru Rusia.

Peta Pipa Southstream Rusia - Sumber: Gazprom
Peta Pipa Southstream Rusia - Sumber: Gazprom
Motif tindakan aneksasi Rusia ini sebenarnya masih menjadi misteri. Ada yang menilai bahwa tindakannya sebagai wujud menyelamatkan etnis Rusia di Krimea dan ada juga yang menilai Rusia sedang mencoba kembali mengembalikan Empire seperti zaman Uni Soviet.

Dari sekian banyaknya motif, saya lebih sepakat dengan pernyataan pakta keamanan North Atlantic Treaty Organization atau NATO. NATO yang menaungi negara Ukraina, menyebutkan bahwa tindakan Rusia melakukan aneksasi terhadap wilayah Krimea adalah karena kepentingan energi.

Saat kuliah, saya pernah meneliti tentang potensi energi wilayah Krimea dan hasilnya memang memuaskan sih. Dalam artian, wilayah Krimea ini strategis untuk jalur pendistribusian energi dan punya kandungan migas yang melimpah.

1. Mulai dari distribusi energi

Terlihat dari gambar di atas menjelaskan bahwa proyek pipa gas Rusia South Stream melewati Laut Hitam yang berbatasan dengan wilayah Krimea. Dengan aneksasi Krimea, Rusia bisa mengamankan pipa tersebut guna menyalurkan gas ke pasar Eropa.

2. Aneksasi Krimea juga membuat operasi Armada Laut Hitam Rusia semakin leluasa. 

Armada Laut Hitam Rusia mempunyai basis di salah satu wilayah Krimea, yaitu Sevastopol, yang digunakan untuk melindungi berbagai "potensi" di sekitar semenanjung Krimea, salah satunya untuk kepentingan energi Rusia, khususnya dalam mengamankan proyek pipa migas dan eksplorasi migas.

3. Kandungan energi di wilayah laut teritori Krimea ini sangat melimpah. Aneksasi Krimea membuat Rusia berhasil mendapatkan empat blok migas, di antaranya: 

  • Skifska Area, merupakan ladang gas dengan luas 16000 kilometer persegi yang mempunyai possible extraction rate sebesar 10 miliar meter kubik gas alam dan evaluation of reserves sebesar 200-250 miliar meter kubik gas alam
  • Prikerchenska Area, merupakan ladang migas dengan luas 12960 kilometer persegi yang mempunyai possible extraction rate sebesar 4 juta ton minyak dan 4,5 miliar meter kubik.
  • Foros Area, merupakan ladang gas alam dengan luas 13615 kilometer persegi yang mempunyai possible extraction rate sebesar 2-3 miliar meter kubik gas alam.
  • Tavriya atau Pallace Area, merupakan ladang migas dengan luas 16000 kilometer persegi yang mempunyai possible extraction rate sebesar 2-3 miliar meter kubik gas alam dan evaluation of reserves sebesar 250-485 miliar meter kubik gas alam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun