Mohon tunggu...
Gigih Prayitno
Gigih Prayitno Mohon Tunggu... Penulis

Freelance Content Writer| Copy Writer | Blogger | Editor | Email : gigiih89@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kandidat Artikel Utama

Para Tokoh Penting Sudah Mulai Merapatkan Barisan, Time to Choose Your Fighter

13 April 2019   13:31 Diperbarui: 13 April 2019   15:07 0 25 20 Mohon Tunggu...
Para Tokoh Penting Sudah Mulai Merapatkan Barisan, Time to Choose Your Fighter
UAS, Gatot Nurmantyo, Faisal Basri, Yusuf Mansur

Jelang pemilihan umum 2019, beberapa tokoh berpengaruh seperti UAS, Gatot, Nurmantyo, Faisal Basri hingga Yusuf Mansur sudah menetapkan pilihan untuk mendukung paslon, sekarang saatnya giliranmu.

Empat hari menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) beberapa orang berpengaruh yang punya basis massa yang cukup sulit mulai merapatkan barisan baik untuk mendukung 01 maupun 02. Orang-orang ini pada awalnya belum mau menyiarkan ke mana bakal arah suaranya akan berlabuh.

Namun mendekati hari pencoblosan sepertinya mereka sudah mempertimbangkan dan memperhitungkan lalu kemudian memutuskan bakal suaranya akan memilih siapa.

Beberapa orang yang pada awalnya bersikap "netral" dan mulai berani mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah Ustadz Abdul Somad, Ustadz Adi Hidayat, Dahlan Iskan dan Jenderal Purn Gatot Nurmantyo.

Pada hari Kamis (11/4) kita sudah melihat bahwa Ustadz Abdul Somad (UAS) dengan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Prabowo.

UAS dan Prabowo
UAS dan Prabowo

Seperti yang kita ketahui tidak diragukan lagi bahwa UAS mempunyai jumlah pengikut yang tidak sedikit, dengan jutaan pengikutnya tentu satu suara dukungan UAS turut berpengaruh. Karena pengaruh yang diberikan sangat besar, LSI Denny berani menyimpulkan bila UAS netral maka Jokowi akan menang telak.

TKN Jokowi-Ma'ruf Amin pun pernah melakukan pendekatan kepada UAS dan Aa Gym untuk tetap netral karena dua tokoh ini mempunyai basis pengikut yang besar. Namun saat ini dalam kontestasi pilpres 17 April mendatang mereka sudah memutuskan dukungan kepada pasangan calon 02.

Namun kita juga mengetahui bahwa sebelum menyatakan dukungannya, para pengikut UAS sebagian besar sudah mendukung paslon 02, sehingga pernyataan dari UAS menjadi satu peneguhan yang kuat atas keputusan mereka untuk mendukung 02.

Selain itu Ustaz Adi Hidayat (UAH) juga menyatakan dukungannya kepada Prabowo. Hal ini pertama kali diketahui dari cuitan Juru Bicara dari BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengunggah video yang memperlihatkan Ustadz Adi Hidayat sedang mendokan Prabowo yang disertai cuitan "Setelah UAS, kini UAH pun mendoakan dan mendukung Pak @Prabowo agar memimpin Indonesia 2019-2024 penuh amanah."

UAH dan Prabowo
UAH dan Prabowo

Diketahui bahwa Ustaz Adi Hidayat (UAH) merupakan salah satu ulama yang aktif mengisi berbagai ta'lim dan seminar keagamaan. UAH adalah pendiri yayasan yang bergerak di bidang studi dan pengembangan dakwah Islam, Quantum Akhyar Institute. Tentu saja satu suara dukungan dari UAH ini juga mempengaruhi suara yang masuk kepada Prabowo-Sandi.

Kemudian selain itu Gatot Nurmanyo dan Dahlan Iskan juga masuk ke dalam barisan pendukung Prabowo Subianto dengan hadirnya kedua orang itu dalam Pidato Kebangsaan yang disampaikan oleh Prabowo di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur.

Selain itu Dahlan Iskan dan Gatot Nurmantyo disebutkan oleh Prabowo menjadi nama yang masuk menjadi menteri apabila pasangan Prabowo-Sandiaga Uno berhasil memenangkan kontestasi Pilpres 2019 ini.

Baik Dahlan Iskan maupun Gatot Nurmantyo juga bukan tokoh sembarangan. Dahlan Iskan pernah menjadi Menteri BUMN pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga sebagai pendiri jaringan media Jawa Pos yang tentu saja punya pengaruh yang luar biasa di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo

Sedangkan Gatot Nurmantyo yang sekaligus mantan Panglima TNI di era pemerintahan Jokowi juga mempunyai basis dukungan tersendiri. Sebelumnya Gatot Nurmantyo pernah digadang-gadang menjadi capres penantang Jokowi yang cukup kuat karena berasal dari militer dengan karakter yang tegas seperi selayaknya seorang pemimpin.

Gatot Nurmantyo juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan ulama dan juga memiliki jejaring yang sangat kuat dengan ulama yang menjadi kunci untuk memenangkan suara di Jawa Timur (Jatim). Perlu diketahui bahwa suara di Jatim dan Jatenglah yang telah memberi kontribusi yang besar pada kemenangan Jokowi di 2014 lalu.

Dengan masuknya Dahlan Iskan dan Gatot Nurmantyo akan terjadi gejolak peralihan suara di Jatim dan Jateng, namun keputusan akhirnya akan kita ketahui pada 17 April mendatang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3