Mohon tunggu...
Ghabara Muslim
Ghabara Muslim Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Agribisnis UMM 2017

Agribisnis UMM 2017

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Pilihan

Pembibitan dan Budidaya Ikan Air Tawar untuk Konsumsi dan Hias

18 Juli 2021   18:52 Diperbarui: 18 Juli 2021   19:00 636
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ikan merupakan sumber protein dan bergizi baik bagi manusia. Jumlah konsumsi terhadapnya sering dikaitkan dengan kualitas pangan masyarakat. Masyarakat dengan kualitas pangan baik, mengkonsumsi daging dan ikan yang cukup. 

Ketersediaan ikan laut di Mojokerto cukup terbatas, mengingat wilayah Mojokerto yang cukup jauh dari keberadaan nelayan. Karenanya, ikan air tawar lebih sering dijumpai di masyarakat Dlanggu. Salah satu jenis ikan air tawar yang popular di masyarakat adalah lele. 

Hal tersebut mendasari usaha mas Angga dalam membibitkan ikan lele. Selain ikan lele, beliau juga membibitkan ikan nila dan ikan koi. Ikan koi dimanfaatkan untuk kegemaran dan keindahannya. Jadi selain ikan konsumsi, mas Angga juga mengembangkan ikan hias.

Cara untuk menilai suatu kondisi adalah berdasarkan kualitas dan kuantitas. Kondisi pertanian (termasuk perikanan, peternakan) di Indonesia pada umumnya masih berbicara tentang kuantitas. Artinya jika kita amati, usaha yang bergerak dibidang budidaya pertanian lebih mementingkan kuantitas kemudian kualitas. 

Kondisi tersebut dapat diasumsikan bahwa ketersediaan pangan masih belum mencukupi secara keseluruhan masyarakat. Hal itu juga berpengaruh terhadap harga pangan. Sesuai dengan hukum ekonomi, kekurangan jumlah barang mengakibatkan harga naik. Kebalikanya, kelebihan jumlah barang mengakibatkan harga turun.

dokpri
dokpri
Mas Angga dalam menjalani usahanya mementingkan kedua aspek tersebut yaitu kuantitas dan kualitas. Beliau senantiasa berusaha mencukupi kebutuhan pasar dengan menerapkan metode terbaik dalam pembibitan ikan. 

Usaha pembibitan saat ini memiliki pasar yang dinamakan pasar bisnis, yaitu pengguna produknya adalah pengusaha, sedangkan pasar konsumen adalah pengguna produknya sebagai konsumen. 

Hasil dari pembibitan di kolam mas Angga dipasarkan pada pengusaha pembesaran ikan. Selain usaha untuk mencukupi jumlah permintaan bibit ikan, beliau juga mengembangkan kualitas bibitnya dengan memperhatikan sifat indukan. 

Pengembangan kualitas ikan tampak nyata pada komoditas ikan koi. Ikan koi termasuk ikan hias, dimana pembeli memperhatikan kualitas ikan dan tingkat keindahan berdasarkan subjektifitasnya sendiri. 

Secara ekonomis, ikan yang lebih mahal adalah ikan yang lebih baik dan indah. Berbeda dengan ikan konsumsi, semakin banyak pendapatan diperoleh dari banyaknya ikan yang dijual. Kegiatan sehari-hari dilakukan secara teliti untuk mendapatkan kualitas usaha yang lebih baik. 

Pada intinya kualitas adalah cara paling ampuh dalam segala aspek operasional. Jika kualitas produk diperhatikan, maka akan berpengaruh pada aspek lainnya seperti perhatian pakan, kualitas air, penyakit ikan dan akan berpengaruh juga terhadap produktifitas ikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun