Mohon tunggu...
Gatot Swandito
Gatot Swandito Mohon Tunggu... Administrasi - Gatot Swandito

Yang kutahu aku tidak tahu apa-apa Email: gatotswandito@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

3 Strategi Menkominfo Johnny Plate Dorong Program "Go Digital" UMKM

2 Agustus 2021   17:20 Diperbarui: 2 Agustus 2021   17:51 239
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (Sumber: Indonesiatech.id)

Dalam Forum Asia Tech x Singapore 2021 (AT x SG)-- AtxSummit, Future Role of Connectivity: Bridging the Digital Divide yang berlangsung virtual dari Jakarta pada 13 Juli 2021, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menyiapkan Roadmap Digital Indonesia 2021-2024.

Roadmap yang dimaksud Johnny Plate meliputi 4 sektor strategis, yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital dan masyarakat digital. Untuk mencapainya, masih menurut menkominfo, pemerintah tengah meningkatkan konektivitas untuk menjembatani kesenjangan digital.

"Pemerintah Indonesia ingin lebih kuat di era digital ini, baik dalam keuangan digital, perbankan digital, e-commerce, pariwisata digital, UMKM digital, dan banyak lainnya. Untuk mewujudkan menuju Indonesia Terkoneksi: semakin digital, semakin sejahtera," jelas Menkominfo Johnny Plate. 

ATxSG 2021 sendiri merupakan konsep baru dari Smart Nation Innovation Week (SNIW) yang sejak 2015 diselenggarakan secara rutin oleh Pemerintah Singapura. Dalam setiap pamerannya, SNIW menggabungkan unsur teknologi, digital society, dan digital economy. Pada tahun ini, ATxSG 2021 diselenggarakan pada 13-16 Juli 2021 di Marina Bay Sands, Singapura.

Mengenai pembangunan infrastruktur digital, Menkominfo menyatakan pemerintah Indonesia dan perusahaan telekomunikasi telah menggelar jaringan kabel serat optik sepanjang 342.000 kilometer di serat optik daratan dan lautan sebagai tulang punggung konektivitas teknologi informasi dan komunikasi.

Sebagaimana yang dipaparkan Johnny, saat ini lebih dari 500.000 Base Transceiver Stations (BTS) juga telah dibangun untuk memungkinkan jangkauan sinyal 4G, menjangkau masyarakat Indonesia termasuk di daerah yang sangat terpencil. Jangkauan sinyal 4G ini akan menjadi tulang punggung infrastruktur digital, untuk mendukung Indonesia dalam percepatan Transformasi Digital.

Dengan tersedianya BTS memungkinkan para pelaku UMKM Indonesia untuk dapat beralih ke digital onboard. Ia memaparkan saat ini diperkirakan sudah ada 11 juta UMKM digital Indonesia dan beberapa di antaranya sedang dalam tahap scaling-up untuk mendukung perekonomian Indonesia. Tentu saja, pembangunan infrastruktur ini juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi digital Indonesia.

"Hilirnya daripada infrastruktur TIK yaitu ekonomi digital itu sendiri. Makanya, kita harus memanfaatkan infrastruktur kita untuk memanfaatkan ekonomi digital. Di Indonesia saat ini tulang punggung perekonomian kita adalah UMKM dan Ultra Mikro yang menjadi penyumbang 61,07% dari GDP nasional," jelas Menkominfo Johnny Plate.

Johnny pun kemudian mengutip data dari Google Temasek yang mengungkapkan tentang ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan akan melampaui 124 miliar USD pada akhir tahun 2024. Masih menurut Johnny, proyeksi inilah yang menjadi pendorong Ekonomi Digital Indonesia di kawasan telah tumbuh dua digit pada 10,58% pada tahun lalu.

"Jadi valuation digital ekonomi Indonesia begitu besar pengaruhnya atau mengambil bagian dari digital ekonomi negara-negara di Asia Tenggara," ujar Johnny.

Oleh karena itu, menurut Menteri Johnny, Pemerintah Indonesia memberi perhatian serius kepada 64.2 juta UMKM Indonesia untuk bisa onboard go digital, karena potensi ekonomi digital Indonesia yang besar. 

Lebih dari itu, bahkan, Pemerintah telah menargetkan agar pada tahun 2024 mendatang, jumlah pelaku UMKM yang tergabung ke dalam ekosistem digital dapat meningkat pesat hingga 30 juta pelaku melalui Program Nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Untuk mengejar target tersebut, Menkominfo Johnny Plate telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan tiga strategi. 

Pertama, meningkatkan infrastruktur jaringan internet. Dengan adanya akses internet membuat masyarakat di pedesaan bisa berpartisipasi mengembangkan usahanya melalui platform digital. Selanjutnya, Produk-produk masyarakat desa bisa dipasarkan lebih luas di platform digital.

Strategi kedua adalah dengan memaksimalkan program literasi digital. Melalui strategi ini, Kementerian Kominfo menargetkan sedikitnya 12,5 juta orang melek digital tahun ini. Kemudian, pada 2040 targetnya ada 50 juta orang memiliki tingkat literasi digital yang baik.

Sementara, strategi ketiga dilaksanakan melalui pelatihan langsung kepada UMKM. Salah satunya berupa pelatihan kewirausahaan digital (Digital Entrepreneurship Academy). 

"Saya akan mendukung konsolidasi bisnis telekomunikasi, platform digital, startup digital Indonesia, untuk bisnis dan industri yang lebih kuat dan andal. Penting juga bagi Indonesia untuk berperan dalam produksi dan manufaktur sistem ICT, jaringan dan produk, perbankan digital dan e-commerce, dan bisnis digital hilir terkait, pariwisata, dan logistik," lanjut Menkominfo Johnny Plate.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun