Mohon tunggu...
Yudel Neno
Yudel Neno Mohon Tunggu... Penulis - Penenun Huruf

Anggota Komunitas Penulis Kompasiana Kupang NTT (Kampung NTT)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pancawindu Imamat Romo Yoseph Nahak, Pr: Beliau adalah Sahabat Beda Usia

22 Juli 2020   14:30 Diperbarui: 22 Juli 2020   14:30 207
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dok. pribadi: Romo Yoseph Nahak, Pr (Dosen dan Pembina Senior pada Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang dan Fakultas Filsafat Unwira Kupang

Senyumnya khas. Sambil memberikan senyumnya, beliau biasanya menempatkan salah satu telapak tangannya di atas kacamatanya untuk melihat lebih jelas, siapa sebenarnya yang ia temui.

Sosok yang Mudah Menyapa

Bertemu siapa saja, khususnya para frater, sapaan manis ; hai anak,….bagaimana..?. Sudah makan ka? Mau ke mana anak?  Para frater ataupun mahasiswa, biasanya merasa sangat gembira kalau disapa demikian. Mengapa? Karena sapaan itu, selain membahasakan kebapaan, tetapi juga kadang-kadang bercorak guyonan.

sumber dok. : Status Facebook Jos Nahak. Foto diambil waktu tahbisan imam baru, 22 Juli 1980
sumber dok. : Status Facebook Jos Nahak. Foto diambil waktu tahbisan imam baru, 22 Juli 1980
Semua Keluhan Diterima

Sejauh pengalaman saya, apapun yang dikeluhkan, selalu diterima. Entah itu keluhan sebagai mahasiswa maupun sebagai calon imam. Itulah yang membuat para mahasiswa dan para frater merasa betah dan tak segan-segan untuk menyampaikan keluhan dan persoalan lainnya.

Sosok yang Memahami Situasi Kuliah

Kalau situasi kuliah mulai tak bersemangat karena para mahasiswa pada capek, ataupun ngantuk, ataupun jenuh, beliau selalu membuat guyonan untuk mencairkan situasi. Bahkan kadang-kadang, beliau menghentikan aktivitas perkuliahan.            

Sumber dok. : Status Facebook Jos Nahak, pada saat ditahbiskan menjadi imam baru, 22 Juli 1980. Tampak Diakon Yos Nahak, waktu itu sedang tiarap
Sumber dok. : Status Facebook Jos Nahak, pada saat ditahbiskan menjadi imam baru, 22 Juli 1980. Tampak Diakon Yos Nahak, waktu itu sedang tiarap
Sosok Pemikir Integral

Beliau selalu memberi solusi terhadap persoalan yang dihadapi dengan analisis yang integral. Kalaupun ada yang salah, atau ada yang melanggar aturan komunitas, pertimbangan lain selalu dipakai untuk membedah dan menemukan akar persoalan.

Sahabat Beda Usia

Sekalipun beliau adalah imam, pembina, dosen senior, beliau sebetulnya adalah sahabat beda usia. Beliau tidak segan-segan bersahabat dengan para formandi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun