Mohon tunggu...
Firman Telaumbanua
Firman Telaumbanua Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Ilmu itu Ada Masanya: BERSYUKUR selalu dan BERBAGI lah, sebab itulah Kunci membuka Dunia. www.firmantel.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Gunung Kelud Meletus, Lengan Kanan saya Seperti mau Merinding

14 Februari 2014   15:18 Diperbarui: 24 Juni 2015   01:49 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ketika Gunung Kelud meletus, seorang teman menyaksikan petir menyambar-nyambar, dentuman dan gemuruh terdengar berkali-kali. Sebut saja  Tanwir Yusuf  yang juga warga Blitar, terbangun pada tengah malam karena telepon genggamnya berdering. Tanpa pikir panjang, dia langsung naik keatas loteng depan menghadap utara berusaha mencari-cari warnah merah api letusan dan akhirnya melihat petir menyambar-nyambar, dentuman dan gemuruh terdengar berkali-kali.

Berikut penuturan rekan Tanwir melalui akun facebooknya:

Tadi malam - Kamis malam Jumat Kira-kira jam 21.45, Saya dan istri saya terbangun karena suara hp-ku berdering. Coba lihat siapa menelphone ?

"Bude" dalam hati saya ini pasti informasi gunung kelud

Terdengan suara "gunung Kelud sudah status awas-jangan tidur dan bangunkan anak-anak.

Ya-ya jawabku, percakapan selesai.

Ada sms masuk dari seorang teman kantor "Status awas jangan tidur" ok jawabku

Waktunya beraksi : kompor, air munim, gelas2, piring, pakaian2 yang ada di dapur saya masukkan ke ruang tengah rumah karena kondisi atap dapur kami kelihatan tdk memungkinkan menampung beban pasir.

masih ada waktu saya keluar membeli agua gelas, Alhamdulillah aguanya dapat.

Kira2 jam 22.45 atau hampir jam 23.00 hp-ku berdering lagi

"Gunung Kelud meletus - gunung Kelud meletus"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun