Media

Review Buku Manajemen Pelayanan Publik

12 Juli 2018   09:58 Diperbarui: 12 Juli 2018   10:45 333 0 0

Buku "manajemen pelayanan publik" yang ditulis oleh Bapak Hayat, SAP., M.Si merupakan buku yang penting untuk dipelajari sebagai ilmu pengetahuan baik dalam lingkup pendidikan maupun non pendidikan. Buku ini memberikan gambaran tentang teori dan konsep yang dibangun dalam rangka memperbaiki kualitas kinerja pelayanan yang dilakukan oleh aparatur Negara. Penulis juga memberikan gambaran sebagai bentuk refleksi mengenai perubahan- perubahan yang sudah terjadi dan yang akan terjadi dalam pelaksanaan pelayanan public di instasi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Buku ini ditujukan untuk mahasiswa S1 ilmu administrasi public sebagai pelengkap dalam mengembangkan ilmu pengetahuan selanjutnya. Buku ini adalah cetakan ke- 1 yang terdiri dari 6 bab dan disetiap babnya terbagi lagi atas beberapa sub bab. Halaman keseluruhan dari buku ini adalah 203 halaman, namun yang berisi pembahasan materi hanya 193 halaman.

Pelayanan publik merupakan pelayanan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintah baik dalam pusat maupun daerah. 

Menjadi aparatur Negara termasuk bentuk pengabdian kepada bangsa dan Negara untuk kemajuan masyarakat. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarak harus dilakukan secara adil dan setara tanpa ada pilih kasih dari kedudukan jabatan, kekayaan yang dimiliki, maupun dari segi penampilan. Organisasi merupakan wadah yang mengorganisir seluruh komponen organisasi untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. 

Dalam organisasi ada system yang dijalankan oleh seorang pemimpin untuk melakukan berbagai tindakan organisasi agar tercapai tujuan yang diharapkan bersama. Peran pemimpin dalam organisasi sangat penting karena pemimpin yang akan mengatur jalannya organisasi itu bagaimana. Ada proses manajemen yang dijalankan dalam sebuah organisasi yang kaitannya erat dengan proses manajemen publik, baik secara teori maupun praktik. 

Organisasi publik harus dikelola dengan manajemen publik, karena dibangun untuk kepentingan masyarakat walaupun secara prinsip tidak ada bedanya dengan manajemen lainnya, tetapi manajemen publik mempunyai kerangka konsep yang berbeda karena orientasinya jelas berbeda. Organisasi mempunyai karakteristik dasar yang diformulasikan sebagai berikut:

.

Karir berdasarkan prestasi, setiap pegawai mempunyai jenjang karir sesuai dengan kompetisinya. Jenjang karir yang dibangun tentunya sesuai prestasi, baik secara formal maupun nonformal. Rasionalitas, untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien, setiap kegiatan organisasi harus dilakukan secara rasional , yaitu logis dan ilmiah.

BAB II (KONSEP, FUNGSI DAN TUJUAN PELAYANAN PUBLIK)

Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dasarnya adalah tergantung bagaimana dilayani, seperti apa pelayanannya, dan bagaimana pelayanan yang diberikan. Beberapa factor yang mengoptimalkan pelayanan publik, yaitu :

Kepemimpinan, pemimpin merupakan penggerak utama dan menjadi tombak dalam keberhasilan organisasi. Budaya organisasi, untuk membentuk karakter yang sama dan pencapaian terhadap prinsip pelayanan publik harus memiliki persepsi dalam menjalankan budaya organisasi, seperti budaya kerja yang disiplin, tertib, sopan, akuntabel, berkarakter, transparan, dan professional.

Faktor kelembagaan, mempunyai peran penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan sebagai pengendali proses pelayanan yang diberikan.
Tata kerja, merupakan media utama dalam sebuah organisasiyang menjalankan seluruh aspek kegiatan keorganisasian.

Standar pelayanan, merupakan bagian yang tidak bisa diabaikan dalam aspek pelayanan publik. Standar pelayanan berdasarkan kecepatan pelayanan, dan pemberian pelayanan itu sendiri.

Pengelolaan pengaduan masyarakat, masyarakat sebagai penerima pelayanan mempunyai hak untuk melaporkan keluhan yang dialami, dan adanya tindakan untuk sebuah perbaikan atau perubahan yang lebih baik.

Tujuan pelayanan publik yaitu menjadi dasar untuk melayani masyarakat sebaik- baiknya dalam rangka membantu terkait dengan urusan administrasi, kepemerintahan, dan kebutuhan barang atau jasa publik.

BAB III (KINERJA PELAYANAN PUBLIK)

Kinerja merupakan pelaksanaan suatu pekerjaan dan penyempurnaan pekerjaan tersebut sesuai dengan tanggung jawabnya, sehingga dapat mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan (Sinambela, 2012). Oleh karena itu, kinerja merupakan sesuatu yang melekat dalam diri seseorang atau organisasi dalam menjalankan dan menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan tupoksi sesuai dengan tanggung jawabnya.

Kinerja pelayanan publik merupakan konsekuensi hukum dari pemberian pelayanan yang baik yang dilakukan secara baik pula. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, aparatur memberikan pelayanan publik secara baik dan optimal yang menjadi salah satu indikator penting pegawai terhadap tanggung jawabnya. Setiap aparatur mempunyai target pencapaian terhadap kinerja mereka terhadap bentuk komitmen pegawai dalam meningkatkan kinerjanya.  Kinerja pelayanan publik sejatinya memang harus berjalan sesuai dengan sifat dan bentuknya. 

Secara prinsip sifat kinerja pelayanan publik adalah membantu masyarakat dalam menerima hak dan kewajibannya, yaitu menerima pelayanan yang dibutuhkan secara baik. Selain itu, bentuk kinerja adalah bersifat deskriptif. Deskripsi jabatan dalam kinerja menjadi penting sebagai pemahaman terhadap tugas dan pokok, serta tanggung jawab aparatur pelayanan publik. Kualitas pelayanan publik merupakan inti dari sebuah kinerja pelayanan yang menjadi poin penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kualitas pelayanan publik menjadi indikator keberhasilan pelayanan yang diberikan.

BAB IV (SUMBER DAYA APARATUR PELAYANAN PUBLIK)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2