Dzulfikar
Dzulfikar Freelance writer

Content creator, Full Time Blogger, Freelancer, SEO Geek. For inquiries contact me dzulfikar.alala[at]gmail[dot]com | bangdzul.com

Selanjutnya

Tutup

Transportasi Artikel Utama

Naik "Bus Transjakarta" di Surabaya, Bayarnya Cukup Pakai Sampah Botol

5 Agustus 2018   10:14 Diperbarui: 6 Agustus 2018   11:35 1833 10 4
Naik "Bus Transjakarta" di Surabaya, Bayarnya Cukup Pakai Sampah Botol
Suroboyo Bus/dok.pribadi

Berangkat dari Tunjungan Plaza, Surabaya niatnya mau cegat bus bandara dari Pelabuhan. Ditunggu beberapa menit gak datang-datang. Akhirnya adik ipar menyarankan untuk naik bus ke terminal Bungur.

Nah, bus yang saya tumpangi ini persis seperti Transjakarta. Keren lah pokoknya. Pas melangkah masuk, saya ditanya sama petugasnya.

"Bayar pakai sampah atau tiket?"

"Tiket aja mas, pakai flazz kan?"

"Bukan" jawabnya.

"Tiket khusus mas. Kalau sampah bisa pakai botol."

"Emang cash gak bisa mas?" Gerutu saya.

"Ndak bisa, hanya bisa pakai tiket dan sampah botol saja"

Saya langsung lemes. Apalagi malunya minta ampun. Semua mata memandang. Mungkin mereka antara penasaran sama kesal karena saya terlalu lama menahan bus.

Lalu dengan langkah gontai saya pun turun. Tiba-tiba ada salah satu ibu yang siap memberikan tiket untuk saya.

"Sudah mas, naik saja. Nanti tiketnya dari saya" kata ibu itu.

Suroboyo Bus/dok.pribadi
Suroboyo Bus/dok.pribadi
Wajah saya pun langsung sumringah. Saya bergegas naik kembali sambil mengucapkan terima kasih pada ibu yg baik hati. Saya diminta duduk di bagian paling belakang agar tidak mengganggu lalu lalang penumpang lainnya. Karena bawaan saya cukup banyak hahahahaha.

Saya masih berjalan dengan tertunduk karena malu hahahaha...

Ternyata uang "gak laku" di Surabaya.

Akhirnya ngobrol sama salah satu penumpang. Mas Agus yang baru saja selesai bekerja di Tunjungan Plaza. Ia hendak ke Taman Bungkul dengan menumpang bus yang sama.

Bus ini kata mas Agus baru diluncurkan awal tahun 2018. Tapi, bayarnya tidak bisa pakai uang alias pakai sampah botol atau gelas bekas minuman. Setelah saya browsing, bus sampah Surabaya ini ternyata baru diluncurkan sejak April 2018. Bisa jadi awal tahun itu masih uji coba. Bisa jadi juga warga Surabaya belum banyak yang tahu dengan keberadaan serta kemudahan transportasi bus Sampah ini.

Bus melayani rute Rajawali-Bungurasih PP. Tiket berlaku selama 2 jam artinya kalau kita ketemu sama bus yang sama, masih bisa naik lagi asal tidak melewati periode 2 jam sesuai yang tertera dalam tiket. Bus mulai beroperasi dari pukul 6 sampai dengan pukul 10 malam.

Satu tiket jalan bisa ditukar dengan

  • 3 botol bekas ukuran 1,5 liter (ukuran besar)
  • 5 botol bekas ukuran 550 ml (ukuran tanggung)
  • 10 gelas bekas air minum kemasan

Untuk mendapatkan tiketnya bisa menukar sampah di Terminal Bungurasih. Saat naik bisa bayar pakai tiket atau sampah sesuai ketentuan.

Tak ada kata-kata lagi buat keandalan Bu Risma menata Surabaya dan memberikan rewards bagi warganya dengan mengumpulkan sampah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2