Fey Down
Fey Down karyawan swasta

Penerima Kompasiana Award 2014 "The Best In Specific Interest" Anti scam activist yang menetap di kota Perth, Western Australia. FB Page : www.facebook.com/waspadapenipu Twitter/IG/Line : @feydown. Email : waspadascam@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosial Budaya

"Jelita" Tertipu Scammer Cinta yang Mengaku Jenderal Amerika

24 September 2013   23:03 Diperbarui: 24 Juni 2015   07:26 58380 7 29
"Jelita" Tertipu Scammer Cinta yang Mengaku Jenderal Amerika
1380038336393874320

Sungguh sangat menyedihkan, hingga hari ini masih ada wanita Indonesia yang tertipu scammer cinta. Si wanita bukan hanya rugi materi tapi juga patah hati.

Beberapa hari lalu saya mendapat pesan dari seseorang yang isinya ingin berteman dan berbagi kisah yang dialaminya. Ternyata dia salah satu korban scammer cinta.

Sebut saja namanya Jelita, ibu cantik ini memiliki seorang anak tapi saat itu dia sedang galau karena proses perceraian dengan suaminya belum juga selesai.

Tiba tiba di bulan Juni 2013 ada seseorang yang mengajak berteman di Facebook. Ia mengaku bernama Brig.Gen. Michael Edward (US Army) , duda satu anak yang katanya sedang tugas di Afganistan. Pertama chat nadanya bisa saja, lalu mulai share masalah masing masing. Dimata Jelita , si Michael ini terasa sangat bijaksana dalam menanggapi setiap masalah.

di FB pakai nama Michael Edward

(sumber photo FB )

Bulan Agustus 2013, mulailah Michael menyatakan cinta , sayang, pokoknya sejuta rayuan gombal. Ketika ditanya tentang pekerjaan, dengan polos dan jujur Jelita menceritakan pada Michael bahwa dia hanya seorang buruh dengan gaji kecil. Ia bekerja 15 jam sehari di tiga tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari karena sang suami sedang menganggur. Dialah yang menjadi tulang punggung keluarga. Jelita juga menambahkan bahwa ia sedang dalam proses cerai dengan sang suami. Kehadiran Michael dalam hidupnya sungguh sangat menghibur hatinya. Si dia begitu pandai menenangkan hati Jelita yang gundah gulana.

Suatu hari Michael mengatakan bahwa bulan Agustus lalu dia akan pensiun dan kembali ke Amerika awal Oktober lalu akhir Oktober akan liburan ke Indonesia membawa anaknya untuk berkenalan langsung dengan Jelita dan anaknya.

Awal September, Michael minta alamat rumah dan telpon Jelita karena dia ingin kirim hadiah dan uang untuk membeli mobil dan apartement. Agar saat dia datang nanti sudah ada tempat tinggal. Waktu itu Jelita menolak katanya ia tak butuh harta tapi butuh Michael datang ke Indonesia. Akhirnya si pria ngga jadi kirim uang tapi tetap mau kirim hadiah aja. Jelitapun masih ragu karena jika diterima takut melanggar hukum , juga membahayakan dirinya dan keluarganya. Kata kata manis Michael akhirnya membuat Jelita yakin dan mau menerima hadiah tersebut lalu memberikan alamat rumahnya.

Pertengahan September , si Michael mengaku telah mengirim hadiah tersebut dengan pesan agar Jelita hati hati karena hadiah tersebut sangat mahal sekali. Dengan polos Jelita bertanya memang barang apa yang dikirim, lalu di jawab Michael dengan photo photo hadiah tersebut. Tentu saja Jelita sangat shock. Iapun memaki maki Michael mengapa kirim barang semahal itu. Belum hilang rasa terkejutnya, si Michael bilang di dalam paket hadiah itu ada uang pensiun dia dari Afganistan sebanyak USD 1,5 juta. Jelita kembali memaki maki, tapi di jawab Michael dengan tenang katanya itu sebagai tanda cintanya pada Jelita dan untuk masa depan berdua.

Hadiah di kirim melalui GM Express dan kurir yang mengantar bernama Mr. Victor Pedro. Dia berangkat dari Afganistan pada tanggal 19 September 2013 siang dan akan tiba di Indonesia tanggal 20 September .

Pesan si Michael, Jelita harus ada di rumah untuk menerima hadiah tersebut dari tangan Pedro. Jelita harus bekerja sama dengan baik dan mengikuti petunjuk Pedro agar hadiah tidak hilang. Tak lama kemudian Michael telpon lagi dan bilang bahwa Jelita harus membayar airport tax agar barang bisa keluar.

Benar saja pada tanggal 20 September, ada telpon dari si Pedro ( no hp : 081291806569) lalu ada orang lain yang mengaku petugas di airport dan pura pura check ID. Tak lama kemudian si petugas gadungan memberi tahu bahwa Jelita harus membayar 11,5 juta dan segera siapkan uangnya untuk dikirim kebagian keuangan di Bandara. Tentu saja Jelita bingung dan bilang dengan jujur bahwa ia tak punya uang sebanyak itu. Tapi Pedro menyuruh Jelita pinjam pada teman teman atau saudara saudaranya, nanti bisa diganti karena dalam paket itu banyak uangnya.

Jelita minta waktu karena saat itu ia hanya punya 5 juta hasil hutang dari temannya. Lalu Jelita meminjam gelang emas milik saudaranya. Emas itu ia jual dan uangpun ia transfer sesuai petunjuk Pedro yaitu BRI cabang S. Parman atas nama Florina Widiawati No. Akun 04170100.....

Setelah uang ditransfer, Pedro dan petugas yang ngaku bekerja di Airport mengatakan akan mengurus semuanya tanpa ditunda, tapi pada jam 2 siang Jelita mendapat SMS dari Pedro bahwa dia tak bisa mengantar hadiah tersebut karena ada tugas mendadak ke Singapore dan pesawatnya 1 jam lagi berangkat. Pedro mengatakan bahwa paket di titip ke rekannya yaitu Mr. Clifford Wonder dari UN Cargo dan Jelita harus mengikuti petunjuk si Mr. Cliff (No. HP 085921024607)

Jam 6 sore Jelita ditelpon pihak UN Cargo bahwa mereka minta Jelita datang ke Jakarta untuk tanda tangan dokumen yang tertunda sekalian check ID. Jelita juga harus membayar biaya asuransi sebesar 35 juta rupiah cash. Ia menjawab tak punya uang sebanyak itu lagi pula perjanjian cuma bayar airport tax.

Jelita langsung menghubungi Michael, setali tiga uang dasar komplotan scammer. Si Michael menyuruh Jelita pinjam uang lagi dan segera ke Jakarta agar paket tidak hilang. Jelita makin bingung, maju kena mundur kena.

Ceritalah Jelita pada kedua orang tuanya dan mereka mengumpulkan semua emas yang ada untuk dijual hari Minggu. Namun Tuhan masih sayang pada Jelita dan keluarganya. Sabtu malam ia mendapat pesan dari si kakak di luar negeri yang mengirim tulisan tulisan saya tentang scammer di Kompasiana dan Fan Page “ Waspada Scammer Cinta” Alhamdulilah , akhirnya Jelita selamat tak jadi kehilangan 35 juta, tapi ia punya hutang 16 juta. Kini Jelita terbaring sakit, ia bingung bagaimana mengembalikan pinjaman yang 16 juta tersebut.

SMS terakhir dari Michael scammer, setelah Jelita marah marah dan bilang tak peduli tuh paket mau hilang apa ngga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2