Mohon tunggu...
Fery. W
Fery. W Mohon Tunggu... Berharap memberi manfaat

Penikmat Aksara, Musik dan Tontonan. Politik, Ekonomi dan Budaya Emailnya Ferywidiamoko24@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Wamen Baru, Penegasan Ambiguitas Jokowi dalam Penataan Birokrasi

10 November 2019   10:25 Diperbarui: 10 November 2019   14:46 0 13 9 Mohon Tunggu...
Wamen Baru, Penegasan Ambiguitas Jokowi dalam Penataan Birokrasi
Bbc.com

Sesaat setelah di lantik menjadi Presiden di periodenya yang ke 2, Jokowi berpidato dihadapan seluruh anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dan seluruh rakyat Indonesia yang saat itu menyaksikan prosesi pelantikan lewat siaran langsung televisi.

Dalam pidatonya tersebut ia menyampaikan beberapa hal, terutama masalah yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan birokrasi.

Satu hal yang saya ingat adalah rencananya untuk menyederhanakan birokrasi, melalui pemangkasan eselon. Tingkatan eselon yang saat ini ada ia anggap kebanyakan. 

"Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi dalam pidatonya tersebut seperti yang saya kutip dari kompas.com.

Artinya penyederhanaan birokrasi yang ingin Jokowi lakukan  dimulai dari tingkatan paling atas.

Sebagai tambahan informasi, Birokrasi adalah rantai komando dalam suatu organisasi berbentuk piramida dimana posisi di tingkat atas lebih kecil daripada ditingkat bawah, jadi semakin kebawah jumlahnya semakin besar.

Mereka biasanya memiliki tata prosedur tertentu dengan hirarki dan pembagian kerja yang berketetapan. Hubungan antara mereka biasanya sangat kaku dan kurang efesien serta bersifat impersonal.

Birokrasi seperti ini biasanya ada di lingkungan organisasi-organisasi milik pemerintah baik itu ditingkat kementerian lembaga negara, bahkan di perusahaan-perusahaan milik negara.

Sebuah sistem birokrasi  memiliki kekhasan tersendiri diantaranya, jabatan administrasi tersusun secara hirarkis, jabatan tersebut memiliki kualifikasi yang spesifik yang ditentukan berdasarkan ijazah dan kecakapannya.

Walaupun faktanya dalam banyak kesempatan faktor kedekatan dengan pejabat diatasnya lah yang paling menentukan siapa menjabat apa.

Makanya tak heran juga setiap ganti pejabat birokrasi selalu diikuti pergantian ditingkat bahwanya, seperti gerbong kereta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4