Mohon tunggu...
Fery. W
Fery. W Mohon Tunggu... Administrasi - Berharap memberi manfaat
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Penikmat Aksara, Musik dan Tontonan. Politik, Ekonomi dan Budaya Emailnya Ferywidiamoko24@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Relasi Antara Ekonomi dan Seni Budaya, untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Mungkinkah?

7 September 2019   19:25 Diperbarui: 7 September 2019   19:33 1011
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

CREATIVITY - INNOVATION - TECHNOLOGICAL CHANGE - PRODUCTIVITY IMPROVEMENT - ECONOMIC GROWTH.

Ekonomi kreatif merupakan sub sektor makroekonomi  yang pertumbuhannya sangat cepat, dibeberapa negara bahkan kecepatannya melebihi sektor manufaktur dan jasa. Dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Ekonomi kreatif menurut cultural economist tersebut terdiri dari periklanan, arsitektur, desain, film dan video, pengelolaan warisan budaya, literatur, musik, musium, Gallery seni, perpustakaan, perangkat lunak, olahraga, theater dan tari, studio televisi dan media penyiaran lain, video games, serta visual art, fotografi, dan kerajinan.

Nilai dari benda dan jasa budaya terbagi menjadi dua. Pertama, nilai ekonomi yakni sesuatu yang bisa diukur dengan uang dan bersifat numerik. Kedua, nilai budaya yang memiliki banyak sisi dan tak bisa diukur oleh hanya satu ukuran.

Nilai budaya tersebut meliputi nilai estetika, nilai spiritual, nilai sosial, nilai sejarah, nilai simbolik, dan nilai keaslian sebuah budaya.

Semuanya itu disebut sebagai modal budaya, bisa berupa aset berbentuk tak benda dan aset berbentuk benda, keduanya memiliki nilai kultural dan nilai secara ekonomi. 

Candi atau warisan budaya sebuah landskap tertentu merupakan contoh budaya berbentuk benda. Sedangkan budaya tak benda bisa dicontohkan dengan tradisi memainkan gamelan keduanya memeliki valuasi setara sebagai sebuab modal budaya bagi Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan budaya paling banyak. Terdapat 3 modal budaya yang dimiliki Indonesia. 

Pertama,  sumber daya budaya yang dibagi menjadi budaya berbentuk benda, seperti situs-situs peninggalan sejarah, benda-benda seni yang sangat banyak jumlahnya dari berbagai daerah dari ujung sabang sampai sudut Papua, literatur, dan lain sebagainya.

Yang tak kalah banyak adalah sumber daya budaya tak benda, seperti tradisi kultural Indonesia,permaianan wayang, permainan anak-anak lokal, dan lain sebagainya.

Kedua, jejaring budaya antar daerah, regional dan internasional dan ekosistem kebudayaan yang secara natural sudah terbentuk dan memperkaya khasanah budaya dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun