Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pertunangan Gerindra dan PKB, Bakal Melahirkan Pasangan Capres Prabowo-Cak Imin?

20 Juni 2022   12:32 Diperbarui: 20 Juni 2022   12:58 880
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pendulum politik di Indonesia mulai bergerak semakin kencang mendekati tahun politik 2024. Terkadang  ritmenya beraturan meski lebih sering bergerak tak beraturan.

Meski waktu menuju "D Day" masih dua tahun lagi, tetapi "jalinan kasih" antar partai politik sudah mulai ditautkan atas nama pembentukan koalisi, tak soal ideologinya berbeda sepanjang kepentingannya terakomodasi.

Tak ada yang salah dengan semua itu, karena itu lah politik selalu berbicara tentang kepentingan dan kompromi dalam meniti kesepahamannya.

Terakhir, "jalinan kasih" antara Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah disepakati  pada hari Sabtu (18/06/22) kemarin dalam sebuah pertemuan antara kedua petinggi partai, meskipun belum sampai pada "akad" koalisi.

Namun, jika dianalogikan ke dalam hubungan asmara antara pria dan wanita, kedua partai politik ini sudah dalam tingkat tukar cincin alias tunangan, jadi tinggal nunggu hari baik dan bulan baiknya saja untuk melangsungkan akad koalisinya.

Bahkan nama koalisi antara partai pimpinan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar ini sudah diumumkan ke publik yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Apabila koalisi resmi "menikah" maka hingga saat ini sudah ada dua aliansi partai politik dalam menghadapi Pemilu 2024. Setelah sebelumnya Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) bersepakat untuk membentuk aliansi politik yang dinamakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Berbeda dengan KIB yang belum jelas siapa yang akan diusung sebagai bakal calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2024.

KKIR "wanna be" ini sepertinya sudah terlihat jelas peta-nya, tanpa harus diumumkan sekalipun. Prabowo Subianto bakal menjadi capres dan Muhaimin Iskandar atau biasa dipanggil Cak Imin akan menjadi cawapres-nya.

Meskipun secara resmi Gerindra belum mengumumkan Ketua Umum-nya sekaligus Ketua Dewan Pembina-nya dan Pendiri Partai Gerindra, Prabowo sebagai calon presiden tapi secara de facto sudah pasti bakal mengusung Boss Besarnya tersebut, seperti diungkapkan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco dalam Podcast Akbar Faisal Uncensored.

"34 DPD menghendaki pak Prabowo kembali maju di Pilpres 2024, tinggal menunggu waktu saja" Ujar Dasco.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun