Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Selamat Ulang Tahun ke-60 Pak Jokowi, Semoga Tak Tergoda 3 Periode

21 Juni 2021   07:40 Diperbarui: 21 Juni 2021   09:45 434
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hari ini tanggal 21 Juni 2021, Presiden nomor 7 Republik Indonesia Joko Widodo genap berusia 60 tahun. 

Selamat memperingati hari kelahiran bapak Presiden semoga sehat selalu, semoga selalu amanah menjaga kepercayaan Rakyat Indonesia dalam mengemban tugas-tugas negara.

Saya tahu di periode pemerintahan anda yang ke-2 ini, tugas sebagai kepala negara sungguh sangat berat. Pandemi Covid-19 menghantam setiap aspek kehidupan masyarakat Indonesia dan dunia.

Butuh upaya keras, butuh pintar-pintar bukan hanya pintar untuk bisa menunggang gelombang Pandemi yang sungguh sangat berat ini. 

Menyeimbangkan antara keharusan menjaga keselamatan dan kesehatan warganya, sambil harus menjaga kesejahteraan rakyat Indonesia secara ekonomi bukan perkara enteng.

Kebijakan apapun yang dikeluarkan anda, memang tak selamanya bisa menyenangkan semua pihak.

Terkadang sebagian orang menilai kebijakan tersebut sangat buruk malah, mencaci maki, menganggap anda tak kompeten memimpin negara.

Namun itulah konsekuensi dari demokrasi, dan anda sepertinya menyadari hal itu. Walau terkadang saya melihat kesadaran anda terhadap demokrasi jadi terlihat tak tegas menghadapi satu permasalahan.

Kegaduhan terus bergulir dari satu isu ke isu lain, mulai dari urusan pandemi, ekonomi, hingga politik.

Yang terakhir inilah sepertinya yang membuat interval kegaduhan sangat rapat, isu politik terakhir yang menimbulkan keriuhan di ruang publik adalah isu anda oleh sekelompok orang diusung untuk menjadi presiden selama 3 periode.

Sesuatu yang sudah jelas melanggar  Pasal 7 Undang-Undang Dasar 1945 hasil amandemen. Tapi kelompok ini keukeuh, toh katanya UUD'45 itu bukan kitab suci yang tak bisa di amandemen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun