Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Jatuh Cinta Sebelum Bertemu Itu Nyata Adanya, Percayalah!

10 April 2021   10:51 Diperbarui: 10 April 2021   11:26 1917
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Meskipun memang untuk melegitimasi rasa tersebut kedua orang tersebut akhirnya harus bertemu langsung secara nyata.

Lebih jauh lagi, hampir setengah dari mereka sangat yakin hubungan yang mereka miliki dengan orang yang dikenalnya secara virtual itu akan cocok dan bisa berlanjut ke jenjang yang lebih serius pertunangan atau pernikahan.

Pandemi memang seperti menegaskan ketajaman penggunaan teknologi internet yang pada dasarnya tengah naik daun, dalam kehidupan manusia.

Penggunaan aplikasi kencan di masa pandemi menjadi sesuatu yang biasa saja. Pasalnya mereka beranggapan tanpa aplikasi kencan secara teknis akan sulit menemukan pasangan lantaran banyak pembatasan-pembatasan akibat pandemi ini.

Secara logika pun sebenarnya jatuh cinta tanpa pernah benar-benar bertemu, hanya lewat chatting dan Video Call sangat mungkin terjadi.

Dan saya pernah mengalami hal tersebut, pasalnya percakapan bila terbangun dengan baik bisa membuat kita tertawa dan tersenyum, dan tentu saja berlanjut berbagi pikiran dan perasaan, suka dan tidak suka, impian dan harapan, rahasia, dan lain sebagainya.

Di sini kita merasa seperti dapat berbicara dengan orang yang benar-benar terlihat, tentang apa saja dan otomatis hal itu membuat kita merasa nyaman untuk mengekspresikan diri dan menjadi diri sendiri dengannya.

Lamban laun, kita menjadi merasa memikirkannya meski telah  berusaha mengabaikan rasa itu.

Perasaan ini akan terekspose dalam diri secara tak kita sadari dengan terus memeriksa smartphone kita, apakah ada pesan dari si dia atau tidak. 

Mulai menunggu pesannya muncul, dan ketika pesan itu muncul, hati kita  bergembira. 

Selanjutnya, kita mulai bertanya-tanya pada diri sendiri "What if " dan berandai-andai tentang bertemu dengannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun