Mohon tunggu...
Tieni Feranica
Tieni Feranica Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Cerita Pemilih

Pemilu 2019, Jokowi dan Partai Baru

6 Maret 2018   23:16 Diperbarui: 17 September 2018   00:01 1157
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Oleh: law-justice.co

Joko Widodo (Jokowi) kembali bergabung dalam Pemilihan Umum (pemilu) 2019. Banyak rintangan yang akan dihadapi membuat Jokowi harus bersiap. Kali ini, persiapan Jokowi akan diwarnai dengan bergabungnya partai baru dalam pemilu.

Banyak hal baru yang bermunculan jelang Pemilu 2019. Kembalinya Jokowi dan bertambahnya partai baru untuk merebut hati masyarakat, menambah keseruan dalam pemilu kali ini.

Pemilu 2019 akan digelar pada tanggal 17 April 2019. Dari 16 partai politik yang mendaftar, terdapat 14 partai politik yang lolos sebagai peserta Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yaitu PAN, Partai Berkarya, PDIP, Demokrat, Gerindra, Partai Garuda, Partai Golkar, Hanura, PKS, PKB, Nasdem, Perindo, PPP, dan PSI. 4 peserta di antaranya, yaitu Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda, dan PSI merupakan partai baru yang turut serta meramaikan pesta demokrasi kali ini.

PEMILU 2019 SUDAH DI DEPAN MATA

Masa kampanye Pemilu 2019 yang akan dimulai pada tanggal 23 September 2018 telah di depan mata, tidak terasa masa kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden tinggal menghitung bulan.

Masing-masing partai tentu akan berembuk untuk menentukan siapa calon presiden atau wakil presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (pilpres) 2019.

Tidak terkecuali PDIP. Pada tanggal 23 Februari 2018, dalam pembukaan yang dismapaikan Megawati Soekarno Putri dalam Rapat Kerja Nasional III PDIP, PDIP resmi mengusung Jokowi sebagai calon presiden dalam pilpres nanti. Pernyataan ini menandakan kembalinya Jokowi pada pemilu untuk kedua kalinya.

BERGABUNGNYA PARTAI BARU DALAM PEMILU

Sebagai pendatang baru dalam kancah politik, tentu saja empat partai baru ini harus memiliki strategi untuk dapat mengambil hati masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kekuatan dan kekhasan dari masing-masing partai baru tersebut, salah satunya adalah PSI.

Terbentuknya PSI berawal dari tekad untuk menjadi kendaraan baru dalam bidang partai politik bagi anak-anak muda yang kecewa atau tidak percaya lagi dengan partai politik lama.

Partai baru ini beranggotakan anak-anak muda. Hal ini membuatnya terlihat khas karena gaya berpolitiknya yang lebih menyasar ke anak muda serta perempuan yang selama ini kepentingannya kurang terwakili. Melalui kekhasannya yang membedakan dengan partai lain, PSI memiliki keinginan untuk menang dalam Pemilu 2019. PSI memasang target untuk mendapatkan 20% kursi DPR dalam Pemilu Legislatif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerita Pemilih Selengkapnya
Lihat Cerita Pemilih Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun