Mohon tunggu...
Mohammad Fauzi Alvi Yasin
Mohammad Fauzi Alvi Yasin Mohon Tunggu... Mahasiswa -

Tulislah apa saja yang engkau ketahui dan senangi.

Selanjutnya

Tutup

Financial

7 Saham Murah di Bawah 100 Ribu

30 November 2018   21:32 Diperbarui: 1 Desember 2018   11:14 11976
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

BRIS memiliki PER 26.43x, sedangkan PBV nya diangka 1.05x. Saat ini BRIS diperdagangkan pada harga Rp. 555/lembar.atau Rp. 55.500/lot.

4. Lautan Luas (LTLS) Rp. 57.000

LTLS merupakan perusahaan manufaktur dan distribusi bahan kimia khusus dan dasar yang terintegrasi. Perusahaan ini mewakili lebih dari 100 prinsipal internasional, mendistribusikan lebih dari 1.000 produk kimia, dan melayani lebih dari 2.000 pelanggan dari sektor industri di seluruh Indonesia dan kawasan Asia Pasifik. Selain memiliki kantor di Indonesia, perusahaan juga telah memiliki kantor cabang di beberapa negara seperti Singapura, Tiongkok, Thailand, dan Vietnam.

Saat ini pendapatan perusahaan mencapai 5,29 T dengan laba bersih mencapai 117,09 M. Dari sisi fundamental LTLS mempunyai PER 5,70x dan PBV 0,44x. Harga sahamnya saat ini berada di angka Rp. 570/lembar atau Rp. 57.000/lot.

5.  Aneka Tambang (ANTM) Rp. 59.500

ANTM adalah perusahaan bergerak dalam bidang pertambangan simpanan alam, manufaktur, perdagangan, transportasi dan jasa terkait lainnya. Perusahaan ini lebih terkenal di masyarakat untuk tempat membeli logam mulia. Kebanyakan logam mulia yang diperjualbelikan berasal dari emas Antam.

Tiga tahun belakangan, pendapatan perusahaan terus mengalami peningkatan. Sampai pada kuartal III perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar 11,82 T dengan memperoleh laba bersih sebanyak 344,45 M. ANTM memiliki PER 20,52x dan PBV 0,76x. Harga saat ini adalah Rp. 595/lembar atau Rp. 59.500/lot. 

6.  Timah (TINS) Rp. 62.500

TINS merupakan perusahaan BUMN yang telah tercatat di BEI sejak tahun 1995. Perusahaan ini merupakan produsen dan eksportir logam timah, dan memiliki segmen usaha penambangan timah terintegrasi mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran. Saat ini TINS menjadi produsen terbesar nomor 2 di dunia, setelah perusahaan Yunnan Tin dari Tiongkok. Pada kuartal III perusahaan telah membukukan pendapatan sebesar 4,38 T dengan laba bersih sebanyak 170,14 M. PER 13.59x dan PBV  0.76x Harga saham saat ini adalah Rp. 625/lembar atau Rp. 62.500/lot  

7.  Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) Rp. 80.000

Perusahaan jamu dan farmasi Sido Muncul menjadi perusahaan jamu dengan market share terluas dan terbesar di Indonesia. Produk-produk jamu SIDO telah berhasil menembus pasar mancanegara, seperti Malaysia, Singapore, Brunei, Australia, Korea, Nigeria, Algeria, Hong Kong, USA, Saudi Arabia, Mongolia dan Rusia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun