Mohon tunggu...
Fatmi Sunarya
Fatmi Sunarya Mohon Tunggu... Bukan Pujangga

Menulis Menghidupkan Jiwa Yang Mati---- Ingin tetap membumi ūü§ó

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Sebuah Foto adalah Sebuah Perjalanan

21 Januari 2021   19:08 Diperbarui: 21 Januari 2021   19:15 316 53 20 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebuah Foto adalah Sebuah Perjalanan
Foto Dokpri

Pada hari Rabu, tanggal 13 Januari 2021 lalu, Secangkir Kopi Bersama (SKB) mengadakan event yaitu Kelas Teknik Fotografi yang dipandu oleh Bapak Tonny Syiariel, seorang Travel Management Consultant dan Professional Tour Leader. 

Bapak Tonny Syiariel juga sangat intens menulis tentang wisata/tour and travel. Foto-foto beliau juga sangat menarik, saya menggemari foto-foto hasil jepretan beliau dan beberapa kali saya meminta izin untuk saya jadikan sebagai ilustrasi puisi. Menjadikan foto beliau menjadi ilustrasi puisi menjadi beban kalau puisinya tidak bagus. 

Sayang sekali ilustrasinya sangat menarik, puisinya tidak menarik. Tetapi beliau tidak pernah mempermasalahkan, beliau dengan sangat rendah hati dan suka berbagi.

Saya dan sahabat-sahabat  Secangkir Kopi Bersama (SKB) sangat beruntung bisa mengikuti Kelas Teknik Fotografi ini dengan gratis dan dilaksanakan secara daring.

Ada tiga elemen yang harus seimbang dalam fotografi yang disebut Segitiga Fotografi yaitu :

  • ISO, ukuran seberapa sensitive sensor kamera terhadap cahaya
  • Apertur (Diafragma), seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
  • Shutter Speed, rentang ¬†waktu jendela didepan sensor kamera terbuka

Interaksi ketiga elemen ini disebut eksposur, yang jika salah satunya mengalami perubahan maka akan mengubah elemen lainnya.

Kita mulai dari elemen yang pertama yaitu ISO, semakin tinggi nilai ISO maka semakin besar cahaya yang ditangkap oleh sensor. Seperti foto yang saya ambil dengan memakai kamera sederhana dan tentu saja kemampuannya terbatas.

Foto yang saya ambil di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi ini dengan hamparan kebun teh dan latar belakang Gunung Kerinci. Saat berkunjung, dari pagi sudah mendung dan gerimis.

Tentu saja Gunung Kerinci tertutup kabut. Namun usai hujan pada sore hari, Gunung Kerinci muncul dengan indahnya,  saya memotretnya hanya dengan ISO-80 tanpa memakai flash, karena cahaya matahari sudah cukup dan kamera menangkap dengan jelas dan terang objek foto.

Elemen kedua yaitu Aperture, berguna untuk mengontrol cahaya yang masuk ke sensor pada kamera lewat bukaan pada lensa. Bukaan yang paling besar adalah f/1.4 dan paling kecil f/22. Makin besar nilai f-nya maka makin kecil diameter/diafragmanya dan begitu juga sebaliknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN