Mohon tunggu...
Evin
Evin Mohon Tunggu... Tutor - Writer

Tertarik pada konten yang menarik

Selanjutnya

Tutup

Worklife

Lansia Masih Bisa Bekerja di Hari Tua

5 Mei 2024   20:00 Diperbarui: 5 Mei 2024   20:16 60
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: https://unsplash.com/@vechorko

Pernah dengar anggapan bahwa pensiun berarti akhir dari dunia kerja? Tenang! Anggapan itu udah kuno. Zaman sekarang, usia tua bukan lagi penghalang untuk berkarya dan menghasilkan uang. Justru, banyak lansia yang makin semangat menapaki dunia kerja di usia emas mereka.

Kenapa sih, banyak lansia yang masih ingin bekerja? Jawabannya beragam! Ada yang ingin tetap aktif dan produktif, ada yang ingin menambah penghasilan, dan ada yang ingin berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda.

Apa saja sih, keuntungannya menjadi lansia yang masih bekerja? Pertama, kesehatan mental dan fisik jadi lebih terjaga karena tetap aktif. Kedua, keuangan jadi lebih stabil dan aman. Ketiga, rasa percaya diri dan harga diri jadi meningkat. Lalu, jaringan pertemanan jadi lebih luas.

Lalu, pekerjaan apa sih yang cocok untuk lansia gaul? Gak ada batasannya! Semua pekerjaan bisa dilakukan asalkan memiliki semangat dan kemampuan yang mumpuni. Tapi, beberapa pekerjaan yang banyak diminati lansia di antaranya:

1. Konsultan

Pernah kepikiran buat jadi konsultan di usia tua? Keren sih. Pengalaman hidup dan jam terbang yang tinggi bisa jadi modal utama untuk membantu orang lain memecahkan masalah.


Apa sih, keuntungannya jadi konsultan lansia? Penghasilan yang menjanjikan. Kedua, kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Ketiga, rasa puas karena bisa membantu orang lain. Keempat, meningkatkan reputasi dan kredibilitas.

Lalu, apa saja sih, jenis-jenis konsultan yang cocok untuk lansia gaul? Beragam banget, gaes! Ada konsultan keuangan, konsultan bisnis, konsultan hukum, konsultan psikologi, dan masih banyak lagi.

2. Penulis

Para orang tua yang udah menua ini masih bisa menjadi penulis di usia senja. Dengan pengalaman yang mereka torehkan selama bekerja pada usia produktif, bisa diceritakan lewat tulisan-tulisan yang mungkin akan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dengan goresan tinta yang tertuang dalam kertas, menjadi bahan renungan bagi generasi muda buat menghayati pengalaman disaat para lansia harus menghidupi keluarga mereka.

Selain dengan pulpen, mereka juga bisa mengikuti perkembangan zaman dengan mengetikkan artikel blog dibanyak tempat seperti Blogspot, Wordpress, bahkan di Kompasiana ini sendiri.

3. Desainer

Kreativitas bukan hanya dimiliki oleh anak-anak muda. Para lansia pun mempunyai sisi yang sama. Mungkin tenaga dan fisik menjadi pembeda. Namun, pengalaman mereka pada saat bekerja di usia produktif, sedikit banyak membantu dalam merancang sebuah busana indah.

Ketiga pekerjaan di atas hanyalah contoh dari sekian banyak jenis pekerjaan yang masih bisa dilakukan oleh kaum manula. Banyak contohnya, seperti pengrajin, wiraswasta dan masih banyak lagi. Mereka tampak masih semangat mengerjakan segala sesuatunya agar kondisi badan juga tetap fit dan prima.

Nah, gimana sih caranya agar lansia bisa sukses di dunia kerja? Ada beberapa tips nih:

  • Tetap sehat dan bugar. Ini penting agar tetap bisa bekerja dengan maksimal.
  • Tingkatkan skill dan pengetahuan. Zaman terus berkembang, jadi jangan mau ketinggalan.
  • Gunakan teknologi dengan baik., karena bisa membantu lansia dalam bekerja.
  • Bangun networking yang luas karena jaringan pertemanan yang luas bisa membuka peluang kerja baru.
  • Jangan malu untuk belajar. Lansia gak boleh berhenti belajar.
  • Yakin pada diri sendiri. Percaya diri adalah kunci kesuksesan.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tunjukkan bahwa lansia juga bisa sukses dan berprestasi di dunia kerja.

Ingat, usia tua bukan akhir dari segalanya. Usia tua adalah awal dari babak baru yang penuh dengan peluang dan petualangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun