Media Pilihan

Media yang Berdarah

8 Maret 2018   18:17 Diperbarui: 15 Maret 2018   13:25 425 0 0
Media yang Berdarah
artikel-5aaa135316835f4a5511af84.jpg

Seiring dengan perkembangan zaman tidak bisa kita pungkiri betapa pentingnya internet di kehidupan era globalisasi ini, baik dalam kegiatan bersosialisasi, pendidikan, bisnis dan untuk mengakses berbagai informasi. Seiring dengan berkembangnya internet, media sosial pun ikut berkembang dengan pesat. Media sosial merupakan media online dimana para penggunanya dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi, media sosial juga merupakan suatu tempat dimana kita dapat mengekspresikan diri dan mengujarkan pendapat. Media sosial sebagai suatu komponen hidup yang dapat kita sebut penting di zaman ini pastinya memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan kita.

Dampak yang besar ini bisa berupa dampak positif maupun dampak negatif, dampak positif yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan sosial media seperti cepatnya kita untuk mengakses dan mendapatkan informasi, namun di sisi lain jika media sosial tidak digunakan dengan tepat dapat juga menyebabkan dampak negatif, dampak negatif yang diakibatkan oleh media sosial dapat memecah belah persatuan bangsa Indonesia.

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

Sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama bagi seseorang untuk membuat akun di media sosial, karena mudahnya untuk membuat akun di media sosial, orang tidak segan-segan untuk berlindung dibalik nama palsu dan mengatasnamakan kebebasan berpendapat serta berinteraksi di dunia maya, orang tidak segan menyalahgunakannya dengan mengumpat, menghujat, mencaci, dan menghina pada hal yang dianggap tidak berkenan.

Para pemberi hujat dan caci maki ini sering kali tidak sadar bahwa yang mereka serang adalah manusia, makhluk yang memiliki perasaan,makhluk yang dapat bereaksi terhadap sesuatu, bukan hanya benda mati yang tidak memiliki perasaan dan hanya tinggal diam setelah mendengar caci makian tersebut.  

Mari kita ambil contoh dari kasus yang terjadi beberapa tahun lalu pada tanggal 26 Mei 2013 ,contoh ini saya ambil dari kutipan artikel dari  tribunnews.com yang ditulis oleh Willy Widianto, berdasarkan artikel ada kejadian yang menimpa Yoga Cahyadi atau lebih dikenal dengan Bobby Yoga yang diketahui bekerja sebagai event organizer untuk sebuah acara music

Bobby Yoga saat itu diketahui sedang menggarap proyek konser "lockstockfest", proyek konser diketahui gagal oleh karena itu Bobby Yoga mendapatkan berbagai caci-makian yang akhirnya menyebabkan Bobby Yoga untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan menabrakan dirinya ke kereta, dan masih banyak lagi kejadian yang lain. 

Dapat kita lihat dengan ujaran kebencian dapat mengakibatkan hal-hal yang fatal terjadi. Kita harus tau bahwa manusia diciptakan dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing, daripada kita mencaci-maki kekurangan orang, lebih baik kita membantu mereka untuk melewati kekurangan mereka dengan memberikan saran.

Saya berharap setelah anda membaca artikel ini anda akan menerima perbedaan dari setiap orang, dan anda dapat menggunakan media sosial sebagai suatu media sharing yang bebas dengan bertanggung jawab dan dengan positif, tidak untuk mencaci maki orang lain.

 

Source :

Tribunnews