Mohon tunggu...
eunike js
eunike js Mohon Tunggu... pelajar

pelajar di Sekolah Dian Harapan

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Sistem Pemerintahan Spanyol

20 Oktober 2019   21:27 Diperbarui: 20 Oktober 2019   21:53 0 4 8 Mohon Tunggu...
Sistem Pemerintahan Spanyol
sistem-pemerintahan-spanyol-3-5dac73970d82306e2c709ef2.png

Spanyol, dalam bahasa aslinya Reino de Espaa adalah sebuah negara di Eropa barat daya. Sistem pemerintahan Spanyol bersifat monarki parlementer. Bentuk pemerintahannya dikuasai oleh seorang raja, parlemen (DPR) sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Dalam monarki parlementer kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet (perdana menteri) dan bertanggung jawab kepada parlemen. Fungsi raja hanya sebagai kepala negara (symbol kekuasaan) yang kedudukannya tidak dapat diganggu gugat. 

Sistem pemerintahan Spanyol dipimpin oleh Kepala  Negara Raja Juan Carlos I (sejak 22 November 1975), Putra Mahkota Pangeran Felipe. Sedangkan jabatan ini saat ini dipegang oleh Pedro Snchez (2018).

Sistem otonomi Spanyol membagi Spanyol ke dalam 17 komunitas otonom setingkat provinsi yang terdiri dari 50 kota, dan 2 kota otonom, dimana secara keseluruhan di dalamnya terdapat 8.098 municipalities. Komunitas otonom memiliki kekuasaan otonomi di bidang fiskal dan legislatif.

Pemilihan legislatif lokal yang akan mengesahkan kepala daerah. Di sana, selain otonomi fiskal yang semakin besar, kekuasaan legislatif lokal juga mencakup penetapan berbagai kebijakan, baik bagi komunitas maupun kota otonomnya. Namun sistem ini sering ditentang oleh seruan untuk memisahkan diri seperti yang sering diupayakan daerah Catalunya.