Mohon tunggu...
Edukasi

Peran Guru dalam Menggali dan Mengasah Potensi Diri Siswa Melalui Hobi

4 Januari 2019   06:38 Diperbarui: 4 Januari 2019   07:10 0 0 0 Mohon Tunggu...
Peran Guru dalam Menggali dan Mengasah Potensi Diri Siswa Melalui Hobi
Sumber : steemkr.com

Potensi diri merupakan kemampuan yang ada pada diri seseorang yang harus dikembangkan dan diasah secara terus menerus.

Menghapus presepsi bahwa lulusan SMK tidak hanya bekerja disebuah dunia usaha milik orang lain. Namun mempunyai peluang untuk berkesempatan menciptakan sebuah usaha baru yang dirilis dari nol. Menuju karir yang gemilang tentunya membutuhkan banyak upaya dari seorang guru. 

Dengan memulai mengajak mengenali potensi diri yang ada dalam diri siswa. Sampai dengan mengembangkannya menjadi sebuah karir yang memukau banyak orang. 

Langkah pertama yang harus dilakukan seorang guru adalah mengajak siswa untuk mengenali potensi diri melalui hobi masing-masing. Misalnya, menulis, fotografi, desain grafis, public speaking dan lain-lain. 

Langkah kedua yang dilakukan oleh seorang guru adalah memberikan ruang untuk berekspresi dengan hobi mereka. Misalnya mengadakan program ekstrakurikuler di sekolah yang bidang-bidangnya banyak diminati banyak siswa.

Langkah ketiga dalam upaya pengembangan potensi diri adalah membantu mengeksplor hobi sehingga menghasilkan uang bagi siswa. 

Langkah yang ketiga harus dilakukan dengan konsisten. Agar tidak sia-sia begitu saja. 

Tidak hanya itu, peran siswa harus ikut serta agar semakin berkembang. Salah satu peran siswa adalah mengasah hobi dengan banyak melakukan latihan. Seperti pisau yang lama kelamaan diasah akan semakin tajam. Sehingga hasil maksimal akan dicapai oleh seorang siswa.

Selain itu setelah lulus di jenjang SMK, guru menuntun siswanya menuju gerbang dunia kerja. Dengan mengkualifikasi beberapa peminatan sebelumnya. Sehingga siswa tidak minder atau kurang Pede jika bekerja pada sebuah instasi yang terbaik.

Keberhasilan dicapai dari sumber yang besar, diantaranya perjuangan keras melawan berbagai badai disebuah proses yang telah ditempuhnya.

- Ervina -