Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - 🐇🦢🌱Berakit Rakit Ke hulu, Berenang renang ketepian, aku bersungguh sungguh untuk kamu, TAPI, kamu malah demikian🌴🌿
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

🐇🦢 Terbentur----TeRBENTUR----TerbENTUR----TERBENTUK🐇🦢

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Pilihan

Circle of death | Semut Mati karena Kelelahan

28 Juli 2022   09:25 Diperbarui: 29 Juli 2022   10:43 4773
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sekumpulan semut yang tersesat dari kawanannya hingga membentuk lingkaran hitam. Foto dari Kabar wonosobo.com oleh Agung Setio Nugroho

Mengapa semut bisa kehilangan nyawa masal, dan apa penyebab yang menjadi faktor utamanya?

Semut adalah salah satu hewan yang memiliki ukuran yang sangat kecil dan rata rata dari semut tersebut, hidup secara bergerombol. namun apa jadinya jika dalam gerombolan tersebut, ada salah satu semut yang tidak sengaja terpisah dari kawanannya? Apa jadinya jika ia tak kunjung bertemu dengan koloni aslinya

" Tentu pastinya ia akan sangat cemas dan berusaha mencari, lari dan lari untuk bisa berkumpul lagi bersama kawanannya, dan apabila semut gagal mencari gerombolan semut kawanannya."

Ia akan bingung dan ia akan mencari dan berputar ditempatnya bersama kumpulan semut lainnya yang tersesat hingga nantinya akan membentuk lingkaran semut yang besar. lingkaran semut yang besar ini disebut dengan "Circle of Death".

Circle of Death adalah sebuah fenomena yang terjadi pada semut, dimana pada saat terpisah, ia akan mencari dan berputar ditempat ia tersesat. tak jarang juga ia bergabung dengan semut semut lainnya yang tersesat.

Apabila tidak kunjung berjumpa dengan kawanannya, sang semut nantinya akan membentuk sebuah lingkaran besar yang disebut dengan Circle of Death atau bisa disebut juga dengan black hole ( lingkaran hitam ) yang diisi oleh para semut.

Fenomena Circle of Death Pertama Kali 

Circle of Death atau kematian pada semut adalah sebuah fenonema yang pada mulanya terjadi pada tahun 1921, yang diamati oleh seseorang bernama Beebe.

Pada saat itu, Beebe sedang sekadar berjalan jalan dan menikmati pemandangan tepatnya di Guyana, tepatnya di Amerika Selatan. Pada saat berjalan dan tiba ditengah perjalanan, ia melihat kejanggalan yang dialami oleh gerombolan sang semut yang memisahkan diri dari koloni nya.

Semut tentara...! tepat sekali, semut hitam tersebut diketahui berjenis semut tentara yang dimana ia terus berjalan dengan gerakan memutar bagai gasing selama kurang lebih  ( 2 hari ) hingga berturut turut tanpa terhenti.

Bahkan , karena berjalan dengan memutar dan terus menerus, semut tentara tersebut mengalami kehausan dan kelelahan karena mencari koloni nya yang tak kunjung bertemu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun