Mohon tunggu...
HARUS SHARING
HARUS SHARING Mohon Tunggu...

Sederhana tapi Ada

Selanjutnya

Tutup

Muda

Hiking Pramuka SMPN 2 Labuhan Haji, Menimba Ilmu dari Alam

30 Maret 2016   11:06 Diperbarui: 30 Maret 2016   11:42 16 0 0 Mohon Tunggu...

[caption caption="Pramuka SMPN 2 Labuhan Haji"][/caption]Hari sabtu dan Minggu, tanggal 6-7 Februari 2016 yang baru lalu menorehkan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi siswa-siswi SMPN 2 Labuhan Haji khususnya para anggota Pramuka Spendaji.Saya sebagai salah satu anggota Pramuka ingin berbagi cerita kepada teman-teman dan pembaca Juwiter tentang indahnya belajar di tengah alam terbuka.

Nia Holfiana, Pramuka Spendaji-JUWITER (Rilis)

Pramuka Spendaji kali ini mengadakan kegiatan heking sekaligus kamping di akhir pekan.Kegiatan ini dipusatkan di pantai Timba Lindur Kelurahan Suryawangi.Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak empat puluh orang, dan tiga orang kakak Pembina yaitu kak Zul Fathul Qarimah,S.Pd., kak Imam Satriadi,S.Pd., dan kak Zarhairrahman,S.Pd.

 Menurut kak Imam kegiatan heking ini bertujuan untuk melatih keterampilan membaca peta, melatih kekompakan tim, kerja sama kelompok, tanggung jawab, serta mempererat rasa persaudaraan di antara para siswa.

Kami berencana mulai berangkat bersama rombongan setelah berkumpul di sekolah pada pukul 14.00 WITA namun karena hujan tiba-tiba turun maka perjalanan kami tertunda dan akhirnya memulai perjalanan pada pukul 15.30 WITA.Kami heking menyusuri area persawahan dan jalan raya.Ketika waktu menunjukkan pukul 16.00 WITA kami beristirahat sejenak untuk melaksanakan sholat ashar di sebuah mushola.

Seorang sahabat siswa yaitu Rizal Wahyudi menjadi imam kami.Setelah selesai sholat ashar kami pun meneruskan perjalanan.Di dalam perjalanan kami diberi tugas oleh kakak Pembina untuk mencari jejak berupa tali rafia yang disimpul membentuk pita lalu ditempel pada pepohonan agar kami terlatih dalam kepekaan dan tanggung jawab yang tinggi.

 Kami sampai di tempat tujuan saat hari sudah menjelang waktu magrib.Setiba di lokasi kami disambut oleh hujan yang turun dengan lebatnya.Kami segera berlindung ke dalam tenda yang sebelumnya sudah disiapkan oleh kakak Pembina.Setelah hujan reda kami mengisi waktu dengan bermain, berfoto ria, dan bernyanyi bersama sambil menunggu waktu sholat magrib tiba.Begitu azan magrib berkumandang kami mengambil air wudhu lalu sholat magrib berjamaah.Kakak Pembina juga membimbing kami agar menyempatkan diri mengaji al qur'an karena walaupun kita berada di alam terbuka namun ibadah selalu diutamakan.

 Ketika hari beranjak malam kami berkumpul di luar tenda dan menyiapkan acara api unggun tetapi tidak jadi karena sesuatu hal meski demikian kami tetap semangat dan gembira.

Banyak hal positif yang kami lakukan agar malam itu menjadi malam yang berkesan dan penuh berkah bagi kami.Setelah merasa penat kami pun akhirnya tidur di tenda masing-masing.Cuaca yang dingin tak mengganggu ketenangan tidur kami.
 Ketika subuh menjelang kami dibangunkan oleh kakak Pembina agar tidak terlambat menunaikan sholat subuh.

Ada juga beberapa teman yang sulit dibangunkan, mugkin karena kecapekan atau pengaruh cuaca yang sangat dingin sehingga kakak Pembina menggunakan kepulan asap untuk membangunkannya.Pokoknya masalah kedisiplinan selalu diutamakan dalam kondisi apa pun.Saya salut kepada kakak Pembina serta kesabaran teman-teman.

Seusai sholat subuh kami joging, bersantai di tepi pantai sambil menunggu matahari terbit.Sungguh indah ciptaan Tuhan membuat kami tersadar pada keagungan-Nya.Kami juga sempat berfoto ria bareng tim Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang lagi bertugas di sana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x