muthiah alhasany
muthiah alhasany writer/blogger, politician. Pengamat politik Turki dan Timur Tengah

langit adalah atapku, bumi adalah pijakanku. hidup adalah sajadah panjang hingga aku mati

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Hobi Olah Raga, Geliga Krim Teman Terpercaya

4 November 2017   20:53 Diperbarui: 4 November 2017   21:06 1198 1 1
Hobi Olah Raga,  Geliga Krim Teman Terpercaya
olahraga sepeda, murah dan gampang (dok.pri)

Olahraga itu 'kudu', semakin tua semakin butuh. Sayangnya kita sering menyepelekan olahraga dengan berbagai alasan. Entah karena sibuk dengan pekerjaan, penuh dengan kegiatan, atau bahkan karena tak ada teman. Kalau mencari alasan untuk tidak berolahraga, pasti ada beribu alasan. Tapi kalau mau olahraga, alasannya cuma satu, supaya Sehat!

Sehat itu penting Bro! sebab kalau kita sakit, biayanya jauh lebih mahal. Apalagi jika sampai mendekam di rumah sakit. Jutaan Rupiah yang akan terkuras dari tabungan. Syukur kalau punya asuransi kesehatan, kalau tidak bagaimana? Pilihannya cuma satu, berusahalah untuk tetap sehat. Mau tak mau, kita 'kudu' bela-belain yang namanya olahraga.

Begitu juga dengan diriku ini, yang memang hobi olahraga. Kalau dulu waktu zaman masih muda, jenis olahraganya cukup 'keras', yaitu bela diri. Sempat juga sih jadi atlet karate dan menyabet beberapa penghargaan dalam ajang kompetisi antar mahasiswa. Tapi sekarang dengan  usia yang semakin menanjak (bukan tua lho), terpaksa memperhalus olahraganya.

sewaktu muda ikut karate (dokpri)
sewaktu muda ikut karate (dokpri)
Olahraga yang cukup murah adalah lari dan bersepeda.  Anjuran para dokter, untuk usia 40-an olahraga yang bagus adalah bersepeda. Jadi, bukan hanya menggerakkan bagian kaki, tetapi juga melatih jantung agar terus bergerak sehat. Kebetulan nih di rumah aku mempunyai satu sepeda, maka jadilah olahraga ini menjadi pilihan hingga saat ini.

Kelihatannya sih, bersepeda adalah olahraga yang aman dan nyaman. Padahal kenyataannya enggak banget.  Ternyata ada resiko juga yang harus ditanggung. Pertama, jika kita baru pertama kali bersepeda. Kalau belum terbiasa maka otot-otot menjadi kaku, atau bahkan ada yang sampai nyeri. Ini karena otot-otot kaget digerakkan dengan cara bersepeda.

Kedua, kalau olahraganya tidak rutin, hanya kadang-kadang saja. Maklumlah, karena kepadatan kesibukan sehingga jarang punya waktu untuk berolahraga. Kalau sempat dan kalau ada niat, barulah berolahraga. Nah, hal ini membuat otot-otot menjadi tidak terlatih secara berkala. Otot ini selalu tidak siap dipakai bersepeda.

Ketiga, Terlalu jauh jarak yang ditempuh. Sebaiknya jarak bersepeda tidak langsung sejauh mungkin, tetapi secara bertahap. Kalau minggu pertama cukup 1 kilometer, maka minggu kedua bisa ditingkatkan menjadi dua kilometer, dan minggu ketiga menjadi tiga kilometer. Kalau baru bersepeda langsung mengayuh hingga jauh, yang ada otot-otot kaki akan 'shock', kejang dan sakit.

Keempat, jika terjadi kecelakaan. Memang kita pasti berusaha jangan sampai mengalami kecelakaan. Namun ada saja yang namanya hari 'naas' dimana kita bisa terpeleset, selip ketika melewati jalanan yang licin, atau kaget ketika mendadak ada mobil yang menyalip tanpa membunyikan klakson terlebih dahulu. Tahu-tahu saja kita 'nyungsruk' ke selokan dan cidera.

Kelima, kalau olahraganya kelamaan. Saking asyiknya olahraga, nggak tahunya sudah berjam-jam di jalan raya. Pulangnya, barulah terasa pegal-pegal di badan, terutama bagian betis. Akibat terlalu pegal, kita jadi tidak bisa melakukan kegiatan lain. Pegal-pegal ini tetap terasa walau kita mencoba tidur.

Lalu bagaimana dong caranya mengantisipasi hal-hal seperti di atas? Zaman now kita harus lebih cerdas Bro! bawa perlengkapan yang memadai selagi berolahraga. Bukan cuma handuk kecil untuk melap keringat, atau uang untuk jajan di tengah jalan. Bawa tuh, yang namanya obat-obatan yang bakal kita butuhkan.

GeligaKrim

Sudah tahu nggak sih  Geliga Krim? Kalau orang yang hobi olahraga pasti tahu. Soalnya ini termasuk perlengkapan wajib bagi penggemar olahraga, benda penting yang harus dimiliki untuk menunjang kegiatan olahraga. Ibarat masakan, nggak akan sempurna tanpa garam. Maka begitu juga dengan olahraga, tidak sempurna kalau nggak tersedia Krim Geliga.

Kenapa kita harus punya  Geliga Krim? khasiatnya yahud.  Krim ini membantu meredakan sakit dan nyeri punggung, pundak, nyeri pada persendian, keseleo, kram dan masalah otot lainnya. Berbeda dengan obat oles lainnya, krim Geliga ini tidak akan menimbulkan bekas noda pada pakaian. Jadi, ibu-ibu nggak usah kuatir soal nyucinya.

Cara pakainya gampang kok; gunakan secukupnya dan pijat secara perlahan pada daerah yang membutuhkan sampai krim terserap oleh kulit. Ulangi 3 sampai 4 kali sehari secukupnya. Untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun, lebih baik konsultasikan dulu kepada dokter. Aku sering pakai krim Geliga ini kalau kaki sudah terasa kram atau cenat-cenut.

Geliga Krim ini juga menjadi andalan para atlet zaman now. Tanya saja sama atlet-atlet Indonesia yang baru bertarung di Sea Games, atau yang baru berlaga di kompetisi liga sepakbola. Biasanya mereka sedia krim Geliga di dalam tas agar mudah diambil ketika dibutuhkan.

Oh ya,  Geliga Krim ini diproduksi oleh PT Eagle Indo Pharma yang sudah terkenal dan sangat berkompeten mengenai obat-obatan. Selama ini, PT Eagle Indo Pharma telah banyak membantu menyehatkan masyarakat Indonesia dengan produk-produknya yang bermutu. Orang mengenalnya dengan sebutan 'cap Lang'. 

Nah, tak perlu lagi ragu berolahraga. Ada krim Geliga yang terpercaya untuk teman setia anda. Untuk lebih jelasnya, cari tahu deh soal Geliga Krim ke https://www.geligakrim.com/

krim Geliga (dok.pri)
krim Geliga (dok.pri)