Mohon tunggu...
Elmi Safridati
Elmi Safridati Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menulis adalah hobi yang tak bisa dipungkiri. Semoga apa yang tertulis bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Rahasia di Balik Misteri Ilahi

22 November 2022   16:50 Diperbarui: 23 November 2022   05:05 363
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dunia adalah misteri. Rahasia yang tak pernah ada habisnya untuk diungkap. Namun rahasia itu tidak bisa diterka. Seperti halnya yang terjadi pada diri saya.

Berawal dari kesedihan yang mendera. Menurunnya siswa yang masuk ke sekolah kami, akibat adanya bencana covid yang melanda negeri dua tahun yang lalu. Ditambah pula atas pemberlakuan zonasi untuk sekolah negeri.

Dibarengi pula dengan kecenderungan orang tua yang bukan lagi seratus persen malah seribu persen untuk memasukkan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah negeri, maka akhirnya siswa yang berada di sekitar sekolah negeri yang mengapit sekolah kami semuanya masuk ke sekolah negeri. 

Termasuk anak-anak yang berada di sekitar sekolah kami. 

Berhari-hari duduk termenung, memaksakan senyum di balik kesedihan terus kami lakukan bersama semua guru. Di depan orang kami tersenyum di belakang orang kami menangis. Menunggu keajaiban itu datang.

Maka dalam keadaan yang seperti ini, tiba-tiba ada himbauan dari pengurus besar Muhammadiyah Kabupaten Siak agar semua kepala sekolah atau guru yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah agar ikut dalam kegiatan seminar yang ditaja oleh pimpinan pusat Muhammadiyah Jakarta bersama institut Laimena. 

Dengan senang hati saya mengikuti himbauan itu dan bergabung bersama seluruh kepala sekolah dan guru-guru Muhammadiyah yang ikut dari Sabang sampai Merauke. Pada waktu itu seminar yang dilakukan bukan cuma satu hari akan tetapi beberapa hari.

Seminar dilakukan melalui zoom pada malam hari, jadi tidak mengganggu aktivitas yang lain. Dalam seminar itu kami belajar tentang "Literasi Keamanan Lintas Budaya" yang disingkat dengan LKLB. Di sini kami diperkenalkan dengan berbagai narasumber yang hebat-hebat. Berasal dari berbagai agama yang ada di Indonesia.

Ternyata Narasumber itu bukan hanya berasal dari Indonesia akan tetapi juga berasal dari luar negeri, seperti Bapak Cristofhel, Bunda Maria, dan lain-lain. Sedangkan yang ada di Indonesia seperti Bapak Amin Abdullah, bapak Quraisy Shihab, dan lain-lain.

Indahnya persaudaraan sangat terasa dibalut bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Bersatu dalam perbedaan berbeda dalam persatuan. Dari sini saya merasa bahwa Indonesia ini memang benar-benar kaya dengan keragaman budaya yang ada. Semua bersatu saling bersinergi untuk Indonesia tercinta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun