Mohon tunggu...
Eko Daryono
Eko Daryono Mohon Tunggu... Guru - Blogger

Hidup adalah pilihan, maka pilihlah yang terbaik

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

The Power of Pada Suatu Hari

5 Desember 2020   01:55 Diperbarui: 5 Desember 2020   02:19 211
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ada apa dengan "Pada suatu hari"?

Saya bawa sahabat MBI untuk mengenang kegiatan pembelajaran waktu di sekolah dasar. Masih ingat saat mengarang di Sekolah Dasar....???? Saat mulai membuat karangan, biasanya kita menggunakan kalimat "Pada suatu hari" ....." Bermula dari kalimat itulah ide di kepala muncul, yang kadang tak disadari. Untaian kata demi kata seperti kereta api....sambung menyambung menjadi tulisan... Semua tugas dari guru pun selesai...hingga kita lulus SD...SMP...SMA...

Kini setelah sekian puluh tahun, kita bilang "Aku bingung...ndak bisa nulis...!!!" Lho....emang waktu mengarang di sekolah itu bukan kegiatan menulis...??? Itu menulissss...... Lantas kalau itu menulis, kenapa sekarang bilang tidak bisa menulis? Bisa jadi penyebabnya kita lupa sejarah bahwa kita dulu pernah menulis. Dulu enjoay dan percaya diri pakai "Pada suatu hari" di awal tulisan, namun sekarang mungkin sudah lupa atau malu karena sekilas "Remeh banget, gue khan orang tua....masak pake kalimatnya anak-anak...ogah...!!!"

Belum puas juga....??? Masih ingat saat guru mendongeng....???? Di awal cerita bapak atau ibu guru biasanya juga memulai pembicaraan dengan "Pada suatu hari". Bahkan Buku dongeng berbahasa Inggris pun banyak yang diawali dengan kata "Once upon a time", "One day" atau yang intinya mengarah pada terminologi waktu.

Ndak sadar khan...kita semua ini sebenarnya adalah penulis... Kita ini penulis dan kemampuan menulis kita sudah diasah semenjak sekolah dasar.

dok. pribadi
dok. pribadi
Kenapa butuh "Pada suatu hari"?

Simak gambar berikut ini ya...!!!

dok. pribadi
dok. pribadi
Ibarat ide dengan menulis itu adalah air yang mengalir dalam keran. Saya yakin, sejuta ide ada di kepala kita masing-masing. Tapi karena terlalu banyak mikir, ide-ide itu menguap begitu saja. Apa sih yang dipikirin??? Biasanya mikir mau nulis apa, mulai dari mana, kata apa... Nah...biar ndak buntu atau tersumbat aliran idenya...makanya penutup ide yang namanya kebuntuan di puter...caranya mengawali tulisan dengan "Pada suatu hari".

Yakin dah...pasti bisa nulis meski awalnya hanya satu kalimat... Kalau satu kalimat terbentuk...maka ide akan mengalir untuk membuat kalimat lanjutannya... Misalnya : "Pada suatu hari aku berangkat ke kantor .......". Masak ndak bisa menemukan ide dengan kalimat itu....??? Ya tinggal lanjutin aja dengan kantornya dimana, jam berapa berangkatnya, sama siapa, naik apa, lewat mana, selama perjalanan liat apa, kondisi jalan bagaimana, sampai tujuan jam berapa,...... Nah..mengalir khan...

dok. pribadi
dok. pribadi
Intinya penggunaan "Pada suatu hari" di awal tulisan, merupakan teknik untuk memecah kebuntuan dalam mengawali tulisan. Sulitnya menemukan kata pertama memang menjadi syndrom yang banyak dialami penulis pemula. Jika kebuntuan bisa terpecahkan maka ide dapat dituliskan dengan lancar. Selanjutnya terserah Anda....kata iklan demikian... Jadi sudah mulai paham khan...Ternyata kekuatan "Pada suatu hari" cukup signifikan ya...!!!

Apa hebatnya "Pada suatu hari"?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun