Edukasi

Bahaya Narkoba Perlu Dikenalkan kepada Pemuda Desa

12 Juli 2018   19:21 Diperbarui: 12 Juli 2018   19:21 217 0 0
Bahaya Narkoba Perlu Dikenalkan kepada Pemuda Desa
Dokpri

Penggunaan narkoba sudah marak terjadi, terutama di kalangan anak muda. Hal ini pula yang dirasakan oleh para warga Desa Patokpicis yang mulai merasa resah dengan adanya keberadaan polisi yang sering melakukan patroli di sekitar desa untuk mengintai para pengedar narkoba yang disinyalir berada di kawasan tersebut. Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba seperti ini sebelumnya tidak pernah diadakan. 

"Acaranya bagus mas, di sini memang belum pernah ada penyuluhan narkoba seperti itu, karena memang biasanya hanya saya sampaikan melalui khutbah-khutbah jumat ataupun lewat ceramah lainnya, tapi untuk penyuluhan sendiri belum ada," kata Bapak Badrus Salam selaku Muddin di Desa Patokpicis Kecamatan Wajak. Untuk itu, Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang berinisiatif untuk mengadakan penyuluhan bagi para pemuda yang ada di Desa Patokpicis, khususnya para pelajar agar tidak ikut terjerumus dalam bahaya narkoba. 

Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan pada hari rabu, tanggal 30 Mei 2018, bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap bahaya narkoba bagi generasi muda dan bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Al-Huda Desa Patokpicis Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.

Sasaran penyuluhan bahaya narkoba difokuskan kepada siswa-siswi MA Al-Huda. Dari kegiatan ini Mahasiswa KKN UM mendapat tanggapan baik dari beberapa guru lembaga pendidikan MA Al-Huda dan tokoh masyarakat desa. "Terimakasih Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang yang telah mengadakan penyuluhan bahaya narkoba di MA Al-Huda ini, sehingga siswa-siswi kami mengerti mengenai bahaya narkoba yang dapat merusak kesehatan maupun masa depannya," ucap salah satu guru MA Al-Huda dalam memberikan sambutan pada saat pembukaan acara penyuluhan.

Narkoba sendiri merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya, yang dapat mempengaruhi kondisi seseorang (pikiran, perasaan, dan tingkah laku) serta menimbulkan ketergantungan. Maka dengan hal ini sangat merugikan penggunanya  terutama kalangan anak muda yang masa depannya masih panjang dan merupakan harapan bangsa.

Melalui pendekatan mahasiswa KKN UM, penyuluhan ini berlangsung dengan suasana yang menyenangkan. Hal ini dibuktikan dengan diadakannya ice breaking sebelum materi penyuluhan dimulai agar menarik perhatian peserta dalam mengikuti rangkaian acara.

 Selain  memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba, mahasiswa KKN UM juga memberikan soal pree test dan post test, guna mengetahui pemahaman peserta diawal dan diakhir acara sosialisasi dilakukan. Selain itu pemateri memberikan waktu tanya jawab terhadap peserta setelah selesai materi.

Mahasiswa KKN juga menyediakan dorprize kepada salah satu peserta yang bertanya, sehingga para peserta menjadi semangat dalam memberikan pertanyaan kepada pemateri.

Narkoba merupakan permasalahan bagi kita semua, maka dari itu marilah kita bersama-sama menanamkan pemahaman kepada generasi muda penerus bangsa agar tidak terpengaruh godaan narkoba dari pergaulan luar yang merusak masa depan generasi muda.(Ab/Aey)