Mohon tunggu...
Eka Dewi Sisri Listianti
Eka Dewi Sisri Listianti Mohon Tunggu... Programmer - Share Ideas and Experiences

Peminat sosial budaya yang menekuni bidang teknologi informasi. Sesekali mengikuti kegiatan kerelawanan dan pergi ke alam bebas.

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Google Indonesia Luncurkan #Google4ID, Peduli Pandemi Lewat Teknologi

18 November 2020   19:23 Diperbarui: 18 November 2020   23:20 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Google Indonesia secara resmi meluncurkan program Google For Indonesia 2020 yang pengumumannya digelar melalui kanal YouTube Google Indonesia pagi tadi (18/11/20). Mengusung tagline "Bangkit dan Maju Sama-Sama", ini merupakan tahun ke-5 program Google For Indonesia dijalankan. 

Terdapat beberapa inovasi yang dikenalkan, antara lain Grow with Google, Kormo Jobs, G Suite for Education, dan Google for Startup. Pengumuman yang dibuat dalam bentuk video tersebut dibuka oleh sambutan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pada pidatonya, presiden menyampaikan pandangannya terkait kemudahan yang diberikan teknologi pada masa pandemi ini. Saya mengutip beberapa poin dalam pidato tersebut,

  1. Krisis yang sedang kita hadapi ini jangan kita ratapi, krisis ini harus kita manfaatkan untuk melakukan lompatan kemajuan. Ini merupakan kesempatan untuk mengejar ketertinggalan kita di saat banyak negara maju mengalami kemunduran. Salah satu yang bisa kita lakukan adalah percepatan pengembangan ekonomi digital.
  2. Potensi pasar digital  Indonesia tumbuh sangat menjanjikan. Penetrasi pasar internet setiap tahun meningkat sangat signifikan. Infrastruktur digital juga telah dibangun menjangkau seluruh pelosok negeri. Ini berpeluang menciptakan lapangan kerja baru. 
  3. Indonesia perlu banyak digital talent; software developer, product designer, dan content creator. Perlu banyak pelatihan untuk mengasah SDM IT. Kita menargetkan 9 juta talenta digital nasional pada tahun 2021. Pemerintah, perguruan tinggi, dan swasta harus bahu-membahu untuk mewujudkan ini.

Setelah presiden memberikan sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari beberapa petinggi Google Indonesia yang bercerita tentang inovasi apa saja yang telah dikeluarkan Google demi membantu segala keterbatasan di tengah pandemi.

Pemaparan pertama yaitu oleh Randy Jusuf selaku Managing Director Google Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa Google telah memfasilitasi masyarakat yang ingin mencari pekerjaan melalui aplikasi Kormo Jobs. Seperti yang kita tahu, selama pandemi ini banyak sekali orang yang kehilangan pekerjaan, terutama pada sektor yang terdampak Covid-19. Melalui Kormo Jobs, Google menyediakan informasi lowongan pekerjaan di bidang esensial dan logistik. Terdapat juga fitur wawancara online dan remote job untuk memudahkan physical distancing. Selain itu, disediakan modul pelatihan keterampilan kerja berbasis AI. 

Google juga mendukung penanganan Covid-19 dengan menyebarkan informasi aktual melalui Google Search, tentunya melalui kerja sama dengan WHO, Kemenkes, dan Satgas Covid-19.

Pemaparan selanjutnya membahas secara spesifik mengenai pemulihan ekonomi pasca pandemi yang disampaikan oleh Veronica Utami selaku Director of Marketing Google Indonesia. Veronica menjelaskan, pandemi telah menurunkan pendapatan pariwisata setidaknya Rp85 triliyun.  Oleh karena itu, Google bekerja sama dengan Kementerian Parekraf untuk mengeluarkan inovasi bernama Gapura Digital untuk Wonderful Indonesia. Gapura Digital sendiri adalah program pelatihan gratis yang diperuntukkan bagi pelaku UKM untuk bisa memakimalkan potensi pemasaraan produk. Bantuan finansial senilai US$10 juta juga diberikan kepada pemilik UKM melalui kemitraan dengan KIVA. Penjelasan Veronica kemudian diLENGKAPI oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang ikut mendukung program-program tersebut.

Google tidak hanya memperhatikan bisnis, tetapi juga industri media. Jason Tedjasukmana sebagai Head of Corporate Communications Google Indonesia, menjelaskan perihal komitmen Google pada peningkatan kualitas informasi. Dalam membantu bidang berita dan media, Google melatih para wartawan, blogger, dan mahasiswa untuk melawan disinformasi dan misinformasi. Google mendukung 186 media selama pandemi dan juga mengurangi biaya ads.

Selain bisnis dan media, pendidikan juga menjadi sektor yang cukup besar melakukan transformasi pada masa pandemi ini. Ben Gomes selaku Cenior Vice President Learning and Education Google, berbagi mengenai G Suite for Education yang membantu pelajar selama pembelajaran jarak jauh. Tidak hanya itu, Google bahkan menyediakan bantuan kuota gratis melalui kerja samanya dengan perusahaan telekomunikasi. Inisiatif juga datang dari Google Educator Group yang mengadakan sesi belajar bagi rekan-rekan mereka yang belum pernah mengajar secara online.

Google memang membangun ekosistem komunitas di Indonesia dengan cukup baik. Selain Google Educator Group, ada juga Google Developer Group yang mewadahi para developer di Indonesia. Melalui komunitas tersebut, pembelajaran dan inovasi akan mudah berkembang. 

Di tengah pembahasan tentang pendidikan, diselipkan konten menarik dari Kok Bisa? sebuah kanal YouTube di bidang edukasi yang mengenalkan tentang edukreator, bahwa YouTube merupakan ruang kelas terbesar di dunia.

Video kemudian ditutup dengan pemaparan dari Megawaty Khie selaku Country Director Google Clouds Indonesia. Beliau bercerita tentang pembangunan infrastruktur teknologi, Google Cloud Region, dan juga program-program Google yang mendukung perkembangan startup di Indonesia. Program "Bangkit" juga akan ditawarkan melalui kebijakan kampus merdeka. Dalam program tersebut, akan ada learning path mengenai Google Cloud.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun