Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... Administrasi - Pencinta Dunia Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Membaca Buku, Mengejar Kuantitas atau Kualitas?

19 Juni 2022   10:17 Diperbarui: 20 Juni 2022   22:35 536 37 14
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi membaca buku| Dok DragonImages via Kompas.com

Membaca adalah cara kita menyerap ilmu pengetahuan. Dengan membaca secara kontinu, pengetahuan kita akan bertambah secara akumulatif.

Kegiatan membaca sangat dinjurkan kepada siapa saja, terlebih-lebih kepada mereka yang masih menuntut ilmu di bangku sekolah atau di perguruan tinggi.

Membaca Cepat?

Untuk membaca yang efektif tentu kita akan membutuhkan cara atau teknik membaca yang baik. Jika tidak, bukan mustahil kita hanya akan membuang-buang waktu percuma. Apa yang kita baca, tidak ada yang berhasil diingat, apalagi terserap ke dalam diri dengan baik.

Oleh karena itu, tiada pilihan lain selain menemukan cara yang efektif dalam membaca. Adakah cara yang paling efektif itu?

Ada cukup banyak yang menawarkan cara membaca dengan cara cepat. Dalam sehari, misalnya, bisa menghabiskan membaca sebuah buku yang lumayan tebal. Mungkin ada teknik khusus yang mesti diikuti dan dikuasai agar kita bisa membaca dengan cepat seperti itu.

Membaca secara Efektif

Namun, yang paling utama adalah kita mesti tetap berpedoman pada membaca dengan cara yang paling efektif. Artinya, materi yang ada pada buku bisa kita serap semaksimal mungkin.

Sama sekali bukan sekadar membaca buku dengan cepat tanpa mampu menyerap isinya secara optimal.

Teknik membaca yang efektif itu seyogianya tidak menekankan pada kecepatan membaca atau menghitung berapa banyak buku yang dibaca dalam sehari, seminggu, dan seterusnya. Bukan jumlah atau kuantitas yang dikejar!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan