Mohon tunggu...
Dedi Dwitagama
Dedi Dwitagama Mohon Tunggu... Guru - Pendidik

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri yang percaya diri dan berani berkompetisi. Mengajar Matematika di SMKN 50 Jakarta - Blogger sejak 2005: http://dedidwitagama.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan http://trainerkita.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Tetap Tegar di Serangan Fajar

12 Februari 2024   16:54 Diperbarui: 19 Februari 2024   22:13 558
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: KOMPAS.com/Tigor Munthe

Saat fajar merekah saya joging di komplek sekitar rumah, tampak beberapa mobil terparkir di depan sebuah rumah yang terdapat banyak bambu dan alat peraga atau spanduk-spanduk kampanye, pintu garasi rumahnya terbuka. Di lantai garasi terlihat tumpukkan kantong pelastik warna tertentu yang mungkin dipersiapkan untuk serangan fajar. Terlihat isinya berupa sembako, barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari.

Serangan Fajar, yang biasanya terjadi pada malam atau dini hari sebelum hari pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia, merupakan fenomena yang mungkin memengaruhi jalannya proses demokrasi. Namun, sebagai penduduk yang peduli akan masa depan negara, kita memiliki peran penting dalam menyikapi serangan ini.

Pahami Serangan Fajar

Sebelum mengambil tindakan, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan Serangan Fajar. Serangan Fajar adalah praktik politik yang mencoba memanfaatkan momen-momen krusial sebelum pemilu untuk mempengaruhi opini publik melalui distribusi berita bohong, isu-isu sensitif, atau serangan karakter terhadap kandidat.

Tindakan-Tindakan Positif untuk Menyikapi Serangan Fajar

Peningkatan Literasi Politik:
Tingkatkan pemahaman tentang literasi politik. Belajar untuk mengidentifikasi berita palsu dan memahami isu-isu politik secara kritis adalah langkah awal yang penting. Perhatikan sepak terjang, kegiatan sehari-hari calon apakah peduli terhadap rakyat sepanjang tahun atau saat berlangsung pemilu saja, hal ini bisa jadi indikasi bahwa seseorang memberikan sesuatu hanya untuk mendapatkan suara dan kemudian tak peduli pada rakyat setelah pemilihan.

Berpartisipasi dalam Sumber Berita Terpercaya:
Dapatkan informasi dari sumber berita yang terpercaya dan independen. Cari informasi yang mendalam dan jauh dari sensasionalisme. Simak informasi dari berbagai sumber berita terpecaya tentang kegiatan-kegiatan calon, apakah melakukan sesuatu memperjuangkan rakyat atau hanya duduk-duduk saja di parlemen.

Berpartisipasi dalam Diskusi Publik:
Terlibat dalam diskusi dan debat dengan tetangga, teman, dan keluarga. Diskusi terbuka dapat membantu memahami sudut pandang yang beragam. Undang para calon ke acara diskusi atau debat di wilayahmu setahun sekali taua di setiap kamu atau komunitasmu ada acara untuk melihat komitmen yang bersangkutan. Anggota legislatif atau calon yang baik pasti akan hadir ketika diundang rakyat atau komunitas di sekitarnya.

Mendorong Partisipasi Warga:
Dorong orang di sekitar Anda untuk menggunakan hak suara mereka dan memilih dengan bijak berdasarkan pemahaman yang mendalam tentang calon dan partai. Dorongan untuk memilih yang berkualitas bukan karena pemberiannya atau bukan karena serangan fajar yang dilakukan.

Laporkan Informasi Palsu:
Laporkan informasi palsu atau kampanye hitam ke lembaga yang berwenang dan sebarkan informasi yang benar secara luas untuk mencegah penyebaran berita bohong.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun