Mohon tunggu...
Djulianto Susantio
Djulianto Susantio Mohon Tunggu... Konsultan tertulis astrologi/palmistri, kadang penjual numismatik, di kala sengggang menulis masalah arkeologi, sejarah, museum, budaya, numismatik, astrologi, dan palmistri

Arkeolog pejuang mandiri yang mencari nafkah lewat astrologi, palmistri, dan numismatik. Sering menulis di media cetak dan media daring. Beraktivitas di komunitas dan gerakan literasi. Memiliki blog pribadi https://hurahura.wordpress.com dan https://museumku.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Salah Kaprah Kata Gong Xi Fa Cai untuk Menyebut Tahun Baru Imlek

13 Februari 2021   08:54 Diperbarui: 13 Februari 2021   09:05 169 10 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Salah Kaprah Kata Gong Xi Fa Cai untuk Menyebut Tahun Baru Imlek
Pertunjukan barongsai, ciri khas perayaan Imlek (Foto: tangkapan layar makalah Pak Udaya Halim)

Setiap Tahun Baru Imlek atau secara internasional disebut Chinese New Year, banyak orang selalu mengucapkan kata Gong Xi Fa Cai. Di Hongkong ucapan seperti ini cukup populer. Masyarakat Hongkong sendiri umumnya menggunakan dialek Kanton.

Pada bagian lain, orang mengucapkan Sin Cung Kiong Hi, dilanjutkan dengan Thiam Hok Thiam Siu. Bahkan ada lagi Xin Nian Guai Le. Lalu manakah yang benar?

Seperti halnya di Indonesia, Tiongkok memiliki berbagai etnis dan bahasa. Etnis terbanyak adalah Hokkian. Karena itu pengaruh dialek Hokkian terbilang lebih kuat dibandingkan dialek dari berbagai etnis lain.

Sin Cun Kiong Hi berasal dari dialek Hokkian. Arti sebenarnya "selamat musim semi yang baru".  Sementara Thiam Hok Thiam Siu berarti "semoga tambah rezeki dan panjang umur".  

Banyak orang mengira Gong Xi Fa Cai (atau tulisan menurut dialek lain), berarti Selamat Tahun Baru Imlek. Padahal secara harfiah kalimat itu bermakna "selamat mendapatkan lebih banyak kekayaan atau kemakmuran", ucapan yang berisi harapan dan doa pada saat tahun baru tiba.

Ada lagi yang menyebut Xin Nian Kuai Le. Xin berarti baru, jadi Xin Nian berarti tahun baru. Kuai Le berarti bahagia. Makna dari ucapan ini adalah "tahun baru yang bahagia", yang diucapkan pada teman-teman yang merayakan Tahun Baru Imlek. Ucapan lain Guo Nian Hao, Guo Nian (melewati tahun baru) dan Hao (baik).  

Ada lagi kata sincia, juga dialek Hokkian (Mandarin, xin zheng), lengkapnya xin zheng yue, berarti  bulan pertama yang baru. Dalam dialek Hokkian, xin zheng yue dibaca sin cia gwe. Oleh orang Tionghoa pelafalan demikian disingkat sincia.

Perayaan capgomeh pada masa kolonial (Foto: tangkapan layar makalah Pak Udaya Halim)
Perayaan capgomeh pada masa kolonial (Foto: tangkapan layar makalah Pak Udaya Halim)
Musim semi

Dalam penanggalan Tiongkok, Imlek berlangsung pada tanggal 1 bulan 1 tahun Imlek (Cia Gwee Che It). Tahun ini 1 Imlek 2572 Cia Gwee identik dengan 12 Februari 2021. Ini bertepatan dengan pergantian musim dingin ke musim semi. Penanggalan Imlek banyak digunakan para petani dan nelayan yang pekerjaannya sangat tergantung dan berhubungan dengan alam dan musim. Karena itu kalender Imlek disebut juga nongli atau kalender untuk petani.

Imlek diartikan memasuki musim semi. Di Tiongkok pesta musim semi atau festival musim semi, dirayakan oleh masyarakat dari berbagai agama dan kepercayaan. Jadi bukan tradisi keagamaan karena Imlek bermakna pengucapan syukur atau Thanksgiving Day.

Karena Indonesia tidak memiliki musim semi, maka di Indonesia disebut Tahun Baru Imlek. Imlek berasal dari dialek Hokkian. Dalam Bahasa Mandarin disebut yin li atau kalender lunar (bulan).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x