Mohon tunggu...
Djulianto Susantio
Djulianto Susantio Mohon Tunggu... Arkeolog yang tertarik astrologi, palmistri, numismatik, filateli, dan penulisan/literasi

Arkeolog mandiri, arkeotainmen/museotainmen, dan arkeo-metafisika. Penulis di media cetak dan media daring. Beraktivitas di komunitas dan gerakan literasi. Memiliki blog pribadi https://hurahura.wordpress.com dan https://museumku.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Angka Keberuntungan dalam Bisnis dan Usaha

31 Desember 2020   08:26 Diperbarui: 31 Desember 2020   08:34 2731 14 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Angka Keberuntungan dalam Bisnis dan Usaha
Ilustrasi harga barang di toko swalayan (Sumber: iklan Super Indo pada Kompas, 28 Desember 2020)

Coba perhatikan harga-harga dalam swalayan. Boleh dikatakan semua barang dijual dengan harga unik. Dalam arti tidak harga bulat seperti Rp2.400 atau Rp12.800, melainkan Rp2.380 atau Rp12.790. Ini contoh kecil saja.

Dunia usaha memang memiliki filosofi khusus. Mencari keuntungan tentu saja harus dilakukan. Syukur-syukur kalau mendapat untung tambahan.

Bisa dipastikan dengan label harga Rp12.790 si penjual sudah mendapatkan keuntungan. Namun kalau kita membayar dengan Rp12.800, apakah si pembeli akan mendapat uang kembalian Rp10. Tentu saja tidak karena uang kecil Rp10 tidak diproduksi lagi. Pembeli pun pasti merasa rela bila si penjual tidak mengembalikan Rp10. Nah, inilah keuntungan tambahan si penjual.

Bisa dibayangkan kalau dalam sehari ada puluhan pembeli barang itu. Jelas, keuntungan selama sebulan sangat terasa.

Ilustrasi harga barang di toko swalayan (Sumber: iklan Super Indo pada Kompas, 28 Desember 2020)
Ilustrasi harga barang di toko swalayan (Sumber: iklan Super Indo pada Kompas, 28 Desember 2020)
Angka 8

Kepercayaan akan angka tertentu memang sudah lama menjadi bagian dari masyarakat di berbagai belahan dunia. Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, misalnya, sangat mempercayai fengshui dengan 8 sebagai angka keberuntungan. Dalam fengshui dikenal metode 8 arah. Fengshui metode ini sering diikuti di seluruh dunia.

Dalam bahasa Mandarin, angka delapan dilafalkan dengan Ba yang sangat mirip dengan Fa yang berarti kemakmuran.  Selain itu bentuk angka delapan seakan tidak ada putusnya. Angka ini tidak memiliki ujung, yang  diharapkan juga bisa membawa kesuksesan yang terus mengalir tanpa henti dan tidak berkesudahan.  

Para pelaku bisnis di Tiongkok, Hongkong, dan Taiwan sering menggunakan angka delapan sebagai akhiran nomor rekening di bank, plat  kendaraan, nomor rumah, dan lain-lain. Bahkan setiap tahun di ketiga negara itu selalu dilakukan penjualan atau pelelangan nomor cantik, terutama untuk nomor telepon. 

Jangan heran kalau kita melihat harga barang di pasar swalayan sering mengandung angka 8, misalnya 16,80 dollar atau 102,88 yuan.

Angka 9

Angka 9 juga dianggap istimewa. Misalnya 8 arah mata angin plus 1 di pusat kalau dijumlah menjadi 9. Di Nusantara kita mengenal wali sanga atau wali 9.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x