Mohon tunggu...
Dizzman
Dizzman Mohon Tunggu... Public Policy and Infrastructure Analyst

"Uang tak dibawa mati, jadi bawalah jalan-jalan" -- Dizzman Penulis Buku - Manusia Bandara email: dizzman@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Antara Liverpool, Mahathir, dan Royal Wedding

18 Mei 2018   21:03 Diperbarui: 23 Mei 2018   15:46 0 0 0 Mohon Tunggu...

Le Histoire se Repete, sejarah selalu berulang, begitu kata pepatah. Tanpa disadari, ternyata ada tiga hajatan besar tahun ini yang merupakan pengulangan peristiwa 37 tahun lalu (berita disini). Pada tahun 1981, kesebelasan Liverpool bertemu Real Madrid dalam final Piala Champions, Mahathir dilantik menjadi PM Malaysia, dan Royal Wedding pasangan Pangeran Charles dan Putri Diana yang merupakan acara besar Kerajaan Inggris.

Lalu apa hubungannya di antara ketiga peristiwa tersebut? Sekilas tidak ada kaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain, yang satu pertandingan sepakbola, yang lain pelantikan PM, dan satu lagi resepsi pernikahan. Namun ketiga peristiwa tersebut diangkat ke permukaan karena berada di tahun yang sama dan rentetan peristiwanya nyaris sama dengan yang terjadi saat ini.

Sekedar kilas balik, pada final Champions Cup tanggal 27 Mei 1981 Liverpool yang dilatih oleh Bob Paisley dan dimotori oleh Kenny Dalglish berhasil mengalahkan Real Madrid yang saat itu masih diperkuat oleh mantan pelatihnya Spanyol Vicente del Bosque melalui gol tunggal bek kiri Alan Kennedy di menit ke-82. Pelatih Vujadin Boskov yang menangani Real Madrid hanya bisa tertunduk lesu usai kekalahan di stadion Parc de Princes tersebut.

Satu bulan setengah setelah itu, tepatnya tanggal 16 Juli 1981 Mahathir Mohammad dilantik untuk pertama kalinya menjadi Perdana Menteri Malaysia oleh Sultan Ahmad Shah dari Pahang yang memperoleh giliran menjadi Raja Malaysia. Mahathir dilantik setelah PM sebelumnya Datuk Husein Onn mengundurkan diri karena sakit. Begitu dilantik, Mahathir langsung mengambil keputusan untuk membebaskan 21 orang yang terjerat ISA atau undang-undang keamanan negara.

Tigabelas hari kemudian tanggal 29 Juli 1981, Kerajaan Inggris mengadakan perhelatan akbar pernikahan (Royal Wedding) putra mahkota Pangeran Charles dengan Putri Diana yang berasal dari Wales. Pernikahan tersebut konon merupakan resepsi terbesar dan disiarkan langsung ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Saya sendiri sempat menonton prosesi pernikahannya yang berlangsung di Katedral St. Paul di London, Inggris.

Tahun ini, walau tak sama persis, Liverpool kembali berhadapan dengan Real Madrid di Stadion Olympiade Kiev, Ukraina tanggal 26 Mei 2018 atau 37 tahun kurang sehari. Mahathir telah dilantik menjadi PM tanggal 10 Mei 2018 lalu oleh Raja Muhammad V dari Kelantan, dan Royal Wedding pasangan Pangeran Harry, putra dari Pangeran Charles dan Putri Diana, dengan Meghan Markle seorang artis kelahiran Amerika Serikat yang akan berlangsung besok tanggal 19 Mei 2018 di Kapel St. George, Windsor.

Pengulangan sejarah akan begitu sempurna bila Liverpool kembali berhasil mengalahkan Real Madrid seperti 37 tahun lalu. Dengan kekuatan yang ada sekarang, tak mustahil Liverpool bakal mampu menghajar Real Madrid bila Mohammad Salah kembali pada form terbaiknya. Sayangnya, Liverpool kerap dijuluki tim yang labil, ketemu tim besar seperti Man City bisa gagah berani dua kali menang, namun ketemu tim kecil macam West Brom malah kalah di FA Cup.

Menghadapi Real Madrid pada laga minggu depan, perlu dihidupkan kembali semangat tahun 2005 dimana ketika itu Liverpool sempat tertinggal 0-3 dari AC Milan di Istanbul, lalu berbalik menyamakan kedudukan 3-3 sehingga memaksa adu penalti yang dimenangkan oleh Liverpool 3-2. Kemenangan Liverpool didukung penuh oleh legiun asing macam Vladimir Smicer dari Ceko, Xabi Alonso dan Luis Garcia dari Spanyol, Samy Hyppia dari Finlandia dan Hary Kewell dari Australia, serta dilatih oleh Rafael Benitez. Sekarangpun legiun asing masih mendominasi mulai dari pelatih Juergen Klopp hingga Mohammad Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane dan kawan-kawan.

Real Madrid sendiri masih dirundung kecewa akibat kembali gagal merebut juara La Liga setelah terakhir kalinya tahun 2012. Ronaldo semakin tua sementara penggantinya yang lebih muda seperti Gareth Bale atau Luca Modric masih belum memilik kharisma seperti Ronaldo. Kekalahan dari Sevilla di tengah minggu pengganti pekan ke-34 setelah imbang dengan juara liga Barcelona 2-2 tiga hari sebelumnya menurunkan mental anak-anak asuhan Zidane tersebut, walau akhirnya menang telak 6-0 lawan Celta Vigo.

Lalu, mungkinkah Liverpool kembali mengalahkan Real Madrid untuk menyempurnakan sejarah yang terulang ini, sekaligus menjadikan Juergen Klopp menjadi orang keempat yang meraih dua piala Champion di dua klub berbeda? Atau Real Madrid akan melukai sejarah sekaligus mencetak hattrick untuk pertama kalinya sejak berubah nama menjadi Champions League. Kita tunggu hasilnya minggu depan.

Sumber: Liverpool FC, Real Madrid CF, Pernikahan Harry-Meghan, Pelantikan Mahathir

VIDEO PILIHAN