Mohon tunggu...
Dimas Ady Nugraha
Dimas Ady Nugraha Mohon Tunggu... Business and Management Enthusiast

Tebar Baik di Bumi, Tuai Bahagia dalam Abadi

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan

Ekonomi Bertumbuh di Bulan Suci

15 April 2021   14:36 Diperbarui: 15 April 2021   14:38 268 2 0 Mohon Tunggu...

Sore itu, telah banyak penjual berbagai macam dagangan di sepanjang jalan di sudut selatan Kota Semarang. Tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya, lalu lintas begitu padat. Namun, kalau dapat memperhatikan ada yang cukup menarik di hari itu. Lalu lintas padat, namun saat itu lebih padat dan bisa dikatakan macet. Melihat jejeran gerobak-gerobak pedagang yang sudah biasa saya lihat, namun yang cukup menarik adalah nampaknya banyak lapak dagangan yang tak pernah terlihat sebelumnya. Jalanan itu terlihat semakin padat dan begitu ramai

Ya, mereka adalah para pejuang berkah atas datangnya bulan suci Ramadhan. Bulan suci Ramadhan memang menjadi momen penting tersendiri bagi sebagian orang. banyak yang menjadikan momen ini sebagai momen untuk menjadi pribadi lebih baik dengan lebih tekun beribadah dan menjalankan perintah Tuhan, Di sisi lain tidak sedikit pula ini menjadi momen mencari berkah dengan berjualan kebutuhan berbuka maupun lebaran nantinya

Kajian Nielsen Global Survey pada tahun 2020 menyebutkan bahwa permintaan konsumsi meningkat hingga 9,2% di momen Ramadhan. Pergerakan Ekonomi masyarakat ini terasa sangat baik dan mampu menunjukkan bagaimana tingkat daya beli masyarakat yang sempat dikhawatirkan karena dampak pandemi. Fenomena konsumerisme yang sangat tinggi di momen Ramadhan ini juga menjadi sinyal positif bagi sosial ekonomi masyarakat, interaksi masyarakat menjadi masif dilakukan. Permintaan meningkat juga mengakibatkan akhirnya muncul penawaran-penawaran baru dari "Pedagang Dadakan". ini suatu hal yang sangat positif, terutama bagi perkembangan UMKM

Dari dunia digital, kita menemukan aktivitas yang luar biasa. Data dari Google Trend periode April hingga Mei 2020 menunjukkan peningkatan hingga 79% orang yang mencari "Bagaimana berbelanja Online" dan meningkat 44% orang mencari "Bagaimana menjadi penjual online. Tingginya antusias masyarakat bertransaksi secara online ini adalah fenomena yang harus bisa dibidik pasar dan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi. Subsidi Ongkir hingga 500 Milliar rupiah dari Pemerintah dalam rangka Harbolnas juga diprediksi akan mendongkrak transaksi di e-commerce. tentu hal ini harus disikapi dengan bijak untuk dapat menggerakkan ekonomi Nasional

Data lain juga menyebutkan bahwa Aktivitas E-Commerce meningkat hingga 400% di Jam 4 Dini Hari serta Pembelian produk Fashion muslim meningkat hingga 7x (aCommerce Ramadhan 2020). ini sekaligus mengkonfirmasi betapa dahsyatnya momen Ramadhan mempengaruhi konsumsi masyarakat. Gemuknya masyarakat muslim tanah air juga menjadi pasar potensial untuk terus menggerakkan Ekonomi Nasional

Ramadhan, bukan hanya bulan sepesial bagi Umat Muslim seluruh dunia. Namun, Ramadhan juga bulan spesial bagi setiap pelaku bisnis dan Momen terbaik Menggerakkan ekonomi Nasional untuk terus bertumbuh

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x