Mohon tunggu...
Didik Sedyadi
Didik Sedyadi Mohon Tunggu... Administrasi - Suka berdiskusi tentang matematika bersama anak-anak SMAN 1 Majalengka. Hobby menulis. Tinggal di Majalengka Jawa Barat

Suka berdiskusi tentang matematika bersama anak-anak SMAN 1 Majalengka. Hobby menulis. Tinggal di Majalengka Jawa Barat

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen (Panjang): Yang Bersemi dari Jamarat

23 Oktober 2017   20:24 Diperbarui: 25 November 2017   17:53 14064
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Ooo....  tapi kok masih muda, ganteng lagi. Itu yang pada minta foto, alasannya  karena ketua kloter sebagai tokoh, atau karena masih muda dan ganteng?"

"Yang kedua haha!"

"Astaghfirullaaaah Teteeeeh! Lagi hajian kok sempat mikir orang ganteng ya!"

"Hihihi! De, biarpun ganteng, dia kan sudah punya istri ... "

"Ooooo......."

***

Selang sehari.

Hari  itu Mira bersiap kembali ke Bandung. 

Penyambutan kepulangan kakaknya  dirasa cukup. Ia akan kembali rutinitas kuliah dengan tugas-tugas yang  tak tampak ujung usainya. Dari gang rumahnya gadis itu berjalan menuju  jalan raya untuk menyetop elf  Buhe Jaya langganan ke Bandung. Namun  belum sampai di ujung gang, ada mobil warna silver berbelok. Gadis itu  menyisi. Namun mobil itu berhenti. Kaca pintu bagian sopir turun.

"Eeemmm maaf Dik, numpang tanya."

"Iya silakan Pak?"

Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun