Mohon tunggu...
Dian Kelana
Dian Kelana Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengelana kehilangan arah

www.diankelana.web.id | www.diankelanaphotography.com | www.diankelana.id

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Tips Menumpang Ojek Online agar Terhindar dari Tindak Kejahatan

23 Maret 2019   08:52 Diperbarui: 23 Maret 2019   18:58 312
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Begitu sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap penumpang ojek online, mulai dari perjalanan yang tidak sesuai dengan jalur yang tertera di peta yang ada di aplikasi, seperti apa yang pernah saya alami dan saya tuliskan sebelumnya disini dan disini. Hingga pelecehan terhadap penumpang wanita, hingga yang paling tragis perkosaan dan perampokan barang-barang berharga korban.

Untuk menghindari kejadian tersebut menimpa diri Anda maupun keluarga atau sipapapun juga, saya memberikan tips bagaimana mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan itu.

1. Saat anda sudah mendapatkan ojek online yang anda pesan, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah meng-capture atau screenshot tampilan aplikasi saat itu, yang memperlihatkan jalur yang disarankan oleh sistem yang dihubungkan melalui GPS di HP Anda. 

Jalur yang ditampilkan dalam peta GPS tersebut adalah jalur umum dan biasanya yang terdekat ke tujuan Anda. Kecuali Anda mengetahui ada jalan pintas yang lebih dekat, sehingga Anda menyarankan pengemudi ojek online yang Anda tumpangi tersebut melewati jalan yang sudah Anda ketahui tersebut.

2. Foto hasil capture yang ada di HP Anda, kirimkan kepada suami, anak, adik atau siapapun orang terdekat yang Anda percayai. Misalnya teman sekantor dengan diiringi pesan kalau Anda sudah berangkat dan akan sampai sekitar jam sekian atau dalam jangka waktu sekian menit atau jam, berpedoman kepada waktu tempuh perjalanan Anda dari rumah ke kantor seharihari.

3. Bila ojek online yang Anda pesan nomor platnya tidak sesuai dengan yang ada di aplikasi, sebaiknya Anda membatalkan pesanan Anda. Karena dari hal tersebut saja Anda bisa menilai ketidakpatuhan pengemudi terhadap peraturan yang ada. 

Serta bisa saja ojek online tersebut dikemudikan oleh orang yang ingin berbuat tidak baik terhadap penumpangnya. Demi ketenangan Anda berkendara, lebih baik membatalkan pesanan lalu memesan lagi ojek online yang lain.

4. Bila memungkinkan, selalu berkomunikasi dengan anggota keluarga Anda, dan menginformasikan sudah sampai dimana posisi Anda. Agar keluarga juga tenang, bahwa Anda dalam keadaan baik-baik saja.

5. Jangan terlalu asyik bersosial media sehingga Anda lupa berhubungan dengan keluarga. Selalu perhatikan arah perjalanan Anda, apakah masih di jalur yang seharusnya. Jangan sampai terjadi Anda tidak sadar kalau ojek online yang Anda tumpangi sudah melenceng kemana-mana, keluar dari jalur yang seharusnya dilewati.

6. Ajaklah pengemudi mengobrol tentang hal-hal yang ringan tentang apa saja. Beri perhatian yang cukup kalau pengemudi berbicara masalah keluarganya, tapi usahakan jangan sampai ikut campur dengan urusan keluarga mereka. 

Usahakan jadi pendengar yang baik, karena seringkali orang yang sedang bermasalah di tengah keluarga, membutuhkan teman curhat untuk mendengarkan beban persoalan yang mereka hadapi. Tapi jangan sampai pula Anda menggurui, yang membuat dia justru tidak nyaman dan semakin terpojok

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun