Mohon tunggu...
Dewi Nuryanti
Dewi Nuryanti Mohon Tunggu... Freelancer - Emak blogger

Emak blogger yang hobi traveling, makan dan belanja

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Membangun Masa Depan UMKM yang Terbaik Melalui Transformasi Digital

3 Desember 2022   21:20 Diperbarui: 3 Desember 2022   21:54 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Salah satu produk UMKM milik saya (dokpri)

Pandemi mengubah hampir semua lini kehidupan masyarakat termasuk UMKM. Untuk tetap dapat bertahan menghadapi badai pandemi, pelaku UMKM harus dapat beradaptasi dengan kondisi new normal. Kondisi dimana aktivitas langsung terpaksa harus dibatasi dan beralih menjadi online dengan memanfaatkan teknologi digital. 

Pelaku UMKM dipaksa memutar otak dan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang melesat cepat agar usahanya tetap dapat bertahan. 

Badai pandemi juga menghantam usaha kuliner yang telah saya rintis sejak 2016. Kebab Nona, nama usaha saya terpaksa berhenti berproduksi sejak pemerintah memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sebagai upaya menekan jumlah penyebaran virus korona. 

Akibatnya produksi kebab Nona terpaksa dihentikan karena kantin-kantin sekolah tempat saya menitipkan kebab dan panganan lainnya tutup. Keadaan ini memaksa saya memutar otak supaya tetap bisa berproduksi dan menjual produk Dapur Nonaqu. Pandemi mengubah kebiasaan berbelanja pelanggan, dari luring menjadi daring.

Tidak dapat dipungkiri, UMKM menjadi salah satu segmen bisnis yang amat rentan di masa pandemi. Sudah tak terhitung berapa banyak jumlah UMKM yang tumbang gara-gara badai pandemi. 

Modal yang relatif terbatas ditambah dengan banyaknya pelaku UMKM yang gagap digital menjadi salah satu penyebab rentannya UMKM dalam menghadapi pandemi. Karena itu, pemerintah dan pihak terkait perlu bergotong royong membangun masa depan UMKM yang terbaik. Salah satu cara membangun masa depan UMKM yang terbaik melalui transformasi digital.

Transformasi digital harus dilakukan UMKM karena menyesuaikan dengan perubahan kebiasaan konsumen yang menjadi serba online. Jual beli dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi digital. Transformasi digital menjadi senjata ampuh UMKM untuk tetap dapat bertahan bahkan berkembang di masa pandemi ini. Hal ini dikarenakan transformasi digital dapat dilakukan dalam berbagai aspek usaha mulai dari produksi hingga pemasaran.

Fakta yang ada menunjukkan bahwa UMKM yang dapat memanfaatkan teknologi digital melalui digital platform yang ada termasuk advertising digital lebih dapat bertahan dari gempuran pandemi. Transformasi digital untuk UMKM adalah sebuah kebutuhan. 

Untuk terus dapat mendorong berkembangnya UMKM dan "tahan' terhadap berbagai tantangan global diperlukan gotong royong berbagai pihak. Pemerintah dan pihak swasta perlu bergotong royong dalam membantu perkembangan ekosistem digital bagi UMKM sehingga UMKM dapat tumbuh optimal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Better Financial : Infomo Menghubungkan UKM Langsung Kepada Lebih dari 100 Juta Data Pelanggan Nasional

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun