Mohon tunggu...
Desy Hani
Desy Hani Mohon Tunggu... Lainnya - Happy reading

Hi, you can call me Desy - The Headliners 2021 - Best in Opinion Kompasiana Awards 2023 - Books Enthusiast - Allahumma Baarik Alaih

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Mengenal "Frugal Living", Gaya Hidup Minimalis yang Patut Diterapkan

10 Oktober 2021   17:41 Diperbarui: 11 Oktober 2021   15:13 2147
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi memfokuskan kebutuhan dan keinginan | sumber: pixabay

Sederhananya, dalam satu bulan itu kurang lebih ada 30 hari (jumlah hari disesuaikan dengan masing-masing bulan). 

Dalam rentan waktu 30 hari tersebut, tentunya kamu akan memperoleh pendapatan dalam bentuk mata uang masing-masing negara tempatmu bekerja. Dan uang yang diperoleh tersebut pastinya akan kamu gunakan. 

Untuk melihat penerapan kebutuhan dan keinginan mari difokuskan pada permisalan anak rantau. 

Kamu yang bekerja di tanah rantau, pastinya akan mengeluarkan biaya untuk mengisi energimu (makan dan minum), membayar tempat sewa (pada umumnya sudah include dengan listrik dan air), serta memenuhi kebutuhan tambahan seperti membeli skincare maupun bodycare.

Bisa dikatakan, pengeluaran di atas bisa dikatakan wajib dan sudah menjadi ketentuan setiap bulannya yang harus terpenuhi. 

Terkadang, di luar kebutuhan tersebut akan ada biaya-biaya lain yang kamu keluarkan untuk memenuhi keinginanmu. Namun, kamu sendiri harus tetap mengingat konsep yang satu ini, dengan memprioritaskan kebutuhan terlebih dahulu. 

Semua itu dilakukan agar barang ataupun produk yang kamu beli tidak berakhir pada kata "sia-sia", karena hanya dibeli bukan berdasarkan kebutuhan, namun sebatas pada keinginan semata. 

Perhatikan kualitas suatu produk ataupun barang

Ilustrasi memperhatikan kualitas suatu produk ataupun barang | sumber: depositphotos.com
Ilustrasi memperhatikan kualitas suatu produk ataupun barang | sumber: depositphotos.com

Masih ingatkah dengan kalimat yang satu ini, "harga suatu barang mempengaruhi kualitas dari barang tersebut", sepertinya, kalimat tersebut sudah sering wara-wiri menghiasi indra pendengaran para penghuni bumi. 

Sederhananya, ketika itu, kamu melihat sebuah sneakers dengan harga yang begitu terjangkau dan bisa kamu nilai bahwa sneakers tersebut sangatlah murah, ditambah lagi dengan diskon besar-besaran yang membuat sneakers tersebut mampu menarik minat para pembeli.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun