Mohon tunggu...
Denny S. Batubara
Denny S. Batubara Mohon Tunggu... Orang Biasa

Menulislah dengan laptop, jangan dengan hati karena hati gak bisa dipakai menulis

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Akhirnya Liverpool Jadi Raja Baru Eropa

2 Juni 2019   06:19 Diperbarui: 2 Juni 2019   06:45 0 1 0 Mohon Tunggu...
Akhirnya Liverpool Jadi Raja Baru Eropa
(Foto: twitter/@LFC)

Liverpool memastikan diri sebagai penguasa baru Eropa setelah mengandaskan perlawanan Tottenham Hotspur 2-0 dalam pertandingan di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol. Ini menjadi sebuah pengukuhan atas perjuangan Liverpool di tingkat Eropa. Kegagalan tahun lalu kini terobati sudah.

Jarum jam menunjukkan belum 30 detik saat Liverpool mendapatkan peluang pertama. Dan tendangan Sadio Mane yang mengarah ke lengan Sissoko berbuah hadiah tendangan penalti. Mo Salah maju menjadi algojo dan sukses membawa Liverpool unggul 1-0.

Spurs langsung gelisah setelah kebobolan. Mereka mencoba melakukan penguasaan bola yang baik untuk membalas. Namun semua upaya mereka sia-sia. Kunci kemenangan Liverpool sebenarnya ada pada barisan pertahanan mereka yang kuat.

Dipimpin Virgil van Dijk, Liverpool sukses membuat para penyerang Spurs frustasi. Son dan Kane tidak bisa bergerak.

Selain gol Mo Salah, tidak ada lagi momen menarik di babak pertama. Dan di awal babak kedua, Spurs mencoba dengan baik. Namun mereka kembali bermain seperti di babak pertama.

Ada perbedaan keputusan dari Klopp dan Pochettino di babak final ini. Di Spurs, kembalinya Harry Kane membuat Pochettino tidak memainkan pahlawan semifinal mereka, Lucas Moura. Padahal Moura mencetak tiga gol comeback yang luar biasa saat menyingkirkan Ajax.

Di kubu Liverpool, Klopp tetap memainkan pahlawan mereka di semifinal, Giorgino Wijnaldum. 

Spurs memasukkan Moura dan Fernando Llorente untuk mengejar defisit satu gol. Namun Liverpool menambah gol lewat Origi. Gol yang menyudadi perlawanan Spurs hingga pluit akhir berbunyi.

Liverpool kini mencapai tujuannya sebagai Raja Baru Eropa. Kegagalan tahun lalu terobati. Mo Salah kini bisa tersenyum. Tak menangis lagi seperti tahun lalu. Dan yang paling penting, Klopp kini bisa menyebut bukan spesialis Runner Up Lagi.

Selamat The Reds.