Politik

Gaya Hidup Putra Presiden Jokowi vs Putri Fadli Zon

14 Maret 2018   11:39 Diperbarui: 15 Maret 2018   10:03 694 1 0
Gaya Hidup Putra Presiden Jokowi vs Putri Fadli Zon
diolah dari wow.tribunnews.com

Ada pepatah lama yang sepertinya masih relevan hingga saat ini. "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya", artinya, seorang anak akan berkarakter dan berperilaku seperti orang tuanya.

Banyak orang percaya bahwa itu terjadi karena mencerminkan proses didikan dan watak dari orang tuanya sendiri.

Sepertinya hal tersebut juga berlaku pada relasi orang tua-anak di antara para tokoh politik. Perilaku orang tuanya sedikit banyak akan tercermin kepada kelakuan anaknya.

Selama ini, kita sering melihat bahwa anak-anak pejabat negara biasanya bergaya hidup mewah, parlente dan kadang seenaknya sendiri. Hal itu disadari sebagai turunan dari orang tuanya yang memang hidup dengan seperti itu. Anak-anak Keluarga Cendana, misalnya.

Namun, tampaknya hal tersebut sangat berbeda dengan keluarga Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo. Anak-anak Presiden Jokowi berkelakuan tidak sama dengan anak-anak pejabat negara lainnya.

Beberapa kali masyarakat menangkap momen yang menunjukkan perilaku anak-anak Presiden Jokowi yang jauh dari kemewahan, berlaku seperti orang kebanyakan, dan tidak memanfaatkan fasilitas negara.

Seperti misalnya, Gibran Rakabuming, anak sulung Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu pernah dilaporkan warganet sedang berpergian dengan hanya menggunakan maskapai penerbangan swasta untuk keperluan bisnisnya. Tanpa pengawalan dan tanpa perbedaan sama sekali dengan penumpang lainnya. Saat itu pun tak banyak orang yang menyadari ada anak presiden bersama mereka.

Bahkan, dalam perjalanan itu dirinya terkena delay 3 jam dan harus kehujanan saat turun dari pesawat sebagaimana penumpang lainnya. Sekali lagi, tanpa fasilitas apapun dari negara, seperti rakyat biasa pada umumnya.

Bandingkan itu dengan kelakuan anak pejabat negara lainnya, seperti anak Fadli Zon, yang bernama Shafa Sabila Fadli. Saat akan berkunjung ke Amerika Serikat guna keperluan pribadinya, orang tuanya itu minta penjemputan dan pengawalan khusus kepada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di New York.

Saat itu, KJRI New York menerima surat dari Kepala Biro KSAP Sekretariat Jenderal DPR RI terkait rencana perjalanan putri Fadli ke AS. Inti surat tersebut, KJRI diminta untuk melakukan penjemputan serta pendampingan khusus kepada putri Fadli Zon selama di New York.

Putra-putri Presiden Jokowi memang berbeda dengan anak pejabat lainnya. Mereka berlaku sederhana dan tidak menggunakan fasilitas negara hanya untuk keperluan pribadinya.

Beberapa waktu lalu, seorang menantu Jokowi juga tertangkap kamera warga saat periksa kehamilan sendiri dengan mengantri di sebuah klinik biasa di Solo. Tanpa pengawalan, dan tanpa meminta didahulukan meski menantu orang nomor 1 di Indonesia.

Di sisi lain, hal itu seperti bumi dan langit bila dibandingkan dengan putri dari Wakil Ketua DPR RI di atas. Hanya untuk mengikuti Summer Course saja, begitu banyak menggunakan fasilitas negara untuk melayaninya.

Dalam kenyataannya, kita tahu bahwa anak-anak Presiden Jokowi itu tampil santun dan bekerja keras untuk kesuksesan hidupnya tanpa mendompleng nama besar Bapaknya.

Begitu kontras bila dibandingkan dengan kelakuan putri Fadli Zon di atas. Dia dengan sangat mudah dilayani oleh fasilitas negara karena memanfaaatkan posisi orang tuanya.

Itulah perbedaan yang mencolok dari anak-anak Presiden Jokowi dan pejabat negara lainnya, seperti Fadli Zon. Semua itu tidak menunjukkan apa-apa kecuali cerminan watak dan proses didikan dari orang tuanya.